Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pasok 45 Mesin Plasma Konvalesen, Itama Ranoraya (IRRA) Raup Penjualan Rp40 Miliar

Seluruh unit akan dipasok dan diinstalasikan ke 45 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) rujukan Covid-19 untuk wilayah Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Bali.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 05 November 2020  |  10:47 WIB
Jajaran Direksi dan Komisaris PT Itama Ranoraya Tbk. saat seremoni pencatatan perdana saham perseroan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (15/10/2019). - Bisnis - Azizah Nur Alfi
Jajaran Direksi dan Komisaris PT Itama Ranoraya Tbk. saat seremoni pencatatan perdana saham perseroan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (15/10/2019). - Bisnis - Azizah Nur Alfi

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten distribusi alat kesehatan PT Itama Ranoraya Tbk. (IRRA) mendapatkan kepercayaan untuk memasok alat penunjang terapi plasma konvalesen sebanyak 45 unit.

Seluruhnya akan dipasok dan diinstalasikan ke 45 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) rujukan Covid-19 untuk wilayah Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Bali.

Total penjualan yang diperoleh lebih dari Rp40 miliar, tidak termasuk pendapatan rutin dari operasional (consumable) alat tersebut.

Direktur Marketing & Sales Itama Ranoraya Hendry Herman mengungkapkan dengan realisasi penjualan ini, diharapkan akan membantu program pemerintah dalam penuntasan Covid-19.

Menurutnya, peningkatan penjualan alat penunjang terapi plasma konvalesen pada tahun ini tidak lepas dari diterapkannya metode ini sebagai alternatif untuk penyembuhan Covid-19.

Kebutuhan RS untuk alat terapi plasma konvalesen masih sangat tinggi kedepannya, karena selain untuk terapi Covid-19, apheresis bisa juga digunakan pasien leukemia, gangguan sistem pembekuan darah, pasien kelainan darah, dan pasien DBD dengue.

“Jadi untuk mesin apheresis kami menargetkan tahun-tahun berikutnya akan terus bertumbuh,” ungkap Hendry dikutip dari rilis pers yang diterima Bisnis, Rabu (4/11/2020)

Terapi plasma konvalesen merupakan metoda alternatif penyembuhan dengan cara pemberian plasma darah dari orang yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 kepada pasien lain.

Alat berteknologi Amerika-Jepang milik Terumo Corporation ini memang sudah dipasok IRRA ke PMI dan Rumah Sakit.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah Rumah Sakit (RS) di Indonesia di tahun 2019 sebanyak 2.344 yang terdiri dari 1.384 RS swasta dan sisanya dimiliki Pemerintah (Pemerintah daerah, Kementerian, BUMN dan TNI/Polri). 

Per Oktober, terdapat 903 rumah sakit yang telah ditetapkan baik oleh Kementerian Kesehatan maupun Gubernur menjadi rumah sakit rujukan Covid-19.

Adapun, tahun 2020, IRRA menargetkan perolehan laba inti (core net profit) mampu tumbuh diatas 20 persen atau mencapai Rp40 miliar (core EPS Rp27/saham).

Meningkatnya belanja alat kesehatan untuk penanggulangan Covid-19 dinilai masih menjadi penopang tingginya pertumbuhan kinerja IRRA ke depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten Itama Ranoraya
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top