Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pacu Proyek LRT, Adhi Karya (ADHI) Siapkan Obligasi Rp2 Triliun

ADHI akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap I Tahun 2020 dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp2 triliun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 12 Oktober 2020  |  10:29 WIB
U-Shape Girder merupakan pondasi struktur bangunan LRT Jabodebek dengan cetakan beton berbentuk huruf "U". Untuk pertama kalinya U- Shape Girder digunakan di Indonesia dan lahir di pabrik beton pracetak milik ADHI. Teknologi ini diadopsi dari Prancis.  - ADHI.Co.Id
U-Shape Girder merupakan pondasi struktur bangunan LRT Jabodebek dengan cetakan beton berbentuk huruf "U". Untuk pertama kalinya U- Shape Girder digunakan di Indonesia dan lahir di pabrik beton pracetak milik ADHI. Teknologi ini diadopsi dari Prancis. - ADHI.Co.Id

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten BUMN konstruksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk. akan menerbitkan obligasi dengan dana yang ingin diraih senilai Rp2 triliun.

Dalam prospektus yang diterbitkan di harian Bisnis Indonesia pada Senin (12/10/2020), emiten berkode saham ADHI tersebut akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap I Tahun 2020 dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp2 triliun.

Penerbitan surat utang tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya dengan target dana yang ingin dihimpun Rp5 triliun.

“Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan oleh perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sebagai bukti utang untuk kepentingan pemegang obligasi,” tulis manajemen ADHI, Senin (12/10/2020).

Adapun, surat utang ini dijamin secara kesanggupan penuh dengan jangka waktu tiga tahun terhitung sejak tanggal emisi. Adapun, kupon obligasi saat ini belum ditentukan.

Nantinya, 50 persen dari dana yang dihimpun dari penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk belanja modal berupa aset tetap dan penyertaan proyek investasi infrastruktur baik dengan pemerintah maupun swasta.

Sementara 31,25 persen akan digunakan untuk membiayai utang yang jatuh tempo atau refinancing dan sisanya digunakan untuk modal kerja proyek LRT dan proyek infrastruktur lainnya.

Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap I Tahun 2020 ini mendapatkan peringkat idA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek obligasi adalah PT Bahana Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas. Sementara itu, wali amanat obligasi ditunjuk PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.

Berikut indikasi jadwal proses penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap I Tahun 2020:

Masa Penawaran Awal : 12-23 Oktober 2020

Perkiraan Tanggal Efektif : 4 November 2020

Perkiraan Masa Penawaran Umum : 6-9 November 2020

Perkiraan Tanggal Penjatahan : 10 November 2020

Perkiraan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 12 November 2020

Perkiraan Tanggal Distribusi Secara Elektronik : 12 November 2020

Perkiraan Tanggal Pencatatan pada PT Bursa Efek Indonesia : 13 November 2020

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi BUMN adhi karya
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top