Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Telkom Bakal Konsolidasikan 6.000 Menara Telkomsel ke Mitratel

Langkah ini bertujuan memperkuat bisnis menara telkom seiring dengan rencana melepas Mitratel ke publik.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 30 September 2020  |  21:31 WIB
Teknisi Telkomsel melakukan perawatan jaringan di salah satu menara Base Transceiver Station (BTS) di kawasan Perkebunan Malabar, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. - JIBI/Rachman
Teknisi Telkomsel melakukan perawatan jaringan di salah satu menara Base Transceiver Station (BTS) di kawasan Perkebunan Malabar, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. berencana mengonsolidasikan menara telekomunikasi milik anak usaha perseroan  PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) ke entitas anak usaha perseroan lainnya, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel).

Vice President Investor Relations Telkom Group Andi Setiawan menuturkan saat ini perseroan tengah fokus memperkuat lini bisnis menara telekomunikasi dengan rencana besar melepas Mitratel ke publik maupun melalui kemitraan strategis ke depannya.

“Sebab kita melihat Mitratel sebagai bagian Telkom dia undervalue 6-7 kali sehingga kita merasa pada saatnya nanti Mitratel perlu kita unlock baik melalui IPO maupun strategic partnership,” papar Andi, seperti dikutip Bisnis, Rabu (30/9/3030)

Namun sebelum itu dilakukan, Andi mengatakan perseroan akan lebih dahulu memperkuat posisi Mitratel di pasar, salah satunya dengan mengonsolidasikan 5.000—6.000 menara telekomunikasi milik Telkomsel ke Mitratel.

Diketahui, saat ini grup Telkom memiliki 34.025 menara telekomunikasi dengan rincian 18.000 menara dimiliki olek Telkomsel dan 16.025 sisanya milik Mitratel. Adapun secara industri Mitratel merupakan perusahaan menara kedua terbesar dari sisi jumlah menara.

“Kalau 5.000—6.000 itu bisa kita konsolidasikan, kepemilikan menara Mitratel akan mendekati number 1 tower provider atau bahkan akan jadi yang terbanyak. Jadi saat ini kita perkuat terlebih dulu,” tutur Andi.

Dia menilai dengan tambahan menara tersebut maka posisi Mitratel di pasar akan semakin kuat sehingga secara valuasi juga akan lebih menarik. Ini diharapkan dapat menopang nilai Mitratel ketika melantai di bursa maupun menjalin kemitraan strategis.

“Tujuan utama Mitratel untuk unlock bukan hanya untuk mendapatkan dana tapi harapannya aset tower kita akan punya value lebih supaya bisa meng-enhance value Telkom secara grup,” tutupnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telkomsel telkom mitratel
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top