Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Siap Tawarkan ORI018 Pekan Ini

Seperti ORI sebelumnya, dana hasil penawaran ORI018 akan digunakan untuk program pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional pasca-pandemi Covid-19 dalam APBN 2020.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 28 September 2020  |  14:56 WIB
Obligasi Ritel Indonesia - Istimewa
Obligasi Ritel Indonesia - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah akan menawarkan obligasi ritel negara (ORI) yaitu ORI018 pada Kamis (1/10/2020).

Penawaran ini berselang satu bulan sejak penerbitan obligasi ritel sebelumnya yaitu sukuk ritel (SR) 013 pada 28 Agustus 2020.

Seperti ORI sebelumnya, dana hasil penawaran ORI018 akan digunakan untuk program pemulihan ekonomi dan pembangunan nasional pasca-pandemi Covid-19 dalam APBN 2020.

ORI merupakan salah satu instrumen SBN yang ditawarkan kepada individu atau perseorangan WNI melalui mitra distribusi di pasar perdana.

Instrumen ini dapat diperdagangkan (tradable) di pasar sekunder, dengan adanya potensi capital gain/loss setelah melewati masa minimum holding period (MHP).

Berbeda dengan jenis ORI lainnya yang memiliki waktu tunggu selama dua bulan, ORI018 hanya memiliki periode tunggu selama satu bulan. Artinya, investor sudah dapat memperdagangkan ORI018 di pasar sekunder pada Desember 2020.

Seperti halnya obligasi pemerintah yang lain, ORI menawarkan kupon tetap (fixed rate) yang dibayar setiap bulan dengan tenor selama tiga tahun.

Investor dapat melakukan pembelian minimal Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar.

Pemerintah akan menetapkan kupon ORI018 pada 29 September 2020. Selanjutnya, ORI018 akan ditawarkan pada periode 1-21 Oktober 2020 mel

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surat berharga negara obligasi negara ritel
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top