Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Adhi Karya (ADHI) Kantongi Dua Proyek Jalintim Sumatera

Direktur Operasional I Adhi Karya Suko Widigdo mengatakan, pihaknya telah mengantongi dua kontrak Jalintim Sumatera.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 25 September 2020  |  10:59 WIB
Pekerja beraktivitas di proyek yang dikerjakan PT Adhi Karya. - JIBI/Nurul Hidayat
Pekerja beraktivitas di proyek yang dikerjakan PT Adhi Karya. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten konstruksi pelat merah PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) siap menggarap dua proyek preservasi Jalan Nasional Lintas Timur Sumatera.

Direktur Operasional I Adhi Karya Suko Widigdo mengatakan, pihaknya telah mengantongi dua kontrak Jalintim Sumatera. Terakhir, Adhi Karya dan PT Brantas Abipraya mendapatkan proyek preservasi Jalintim di Sumatera Selatan.

“Proyek Jalintim di Sumsel sudah dimenangkan. Sebagai tindak lanjutnya, kami membentuk perusahaan patungan bernama PT Jalintim Adhi Abipraya (JAA),” ujarnya saat dihubungi pada Jumat (25/9/2020).

Ia menjelaskan, skema kepemilikan perusahaan tersebut adalah sebesar 60 persen milik Adhi Karya, sementara sisanya dimiliki oleh Brantas Abipraya. Adapun modal dasar PT JAA ditetapkan Rp100 miliar dengan modal disetor 25 persen atau setara Rp25 miliar.

Dengan demikian Adhi Karya menyetor Rp15 miliar sedangkan Brantas Rp10 miliar.

Adapun berdasarkan data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), preservasi Jalan Nasional Lintas Timur Sumatera di Sumatera Selatan membentang sepanjang 29,87 kilometer dan 14 jembatan.

Ruas jalan yang ditangani meliputi Jalan Srijaya Raya (6,3 kilometer), Jalan Mayjen Yusuf Singadekane (5,2 kilometer), Jalan Letjen H. alamsyah Ratu Perwiranegara (3,15 kilometer), Jalan Soekarno - Hatta (8,32 kilometer), Jalan Akses Terminal Alang-alang Lebar (4 kilometer) dan Jalan Sultan mahmud Badarudin II (2,9 kilometer). Ruas Jalintim ini juga dilengkapi dua buah Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB).

Proyek tersebut memiliki masa konsesi 15 tahun yang terdiri dari 3 tahun masa konstruksi dan 12 tahun masa layanan. Estimasi biaya investasi proyek ini adalah sebesar Rp 916,4 miliar.

Sebelumnya, Adhi Karya dan Brantas juga telah memenangkan proyek preservasi Jalan Lintas Timur Sumatera di Riau sepanjang 43 kilometer Nilai investasi proyek mencapai Rp654,8 miliar.

Panjang jalan yang perlu diperbaiki dan dirawat membentang terbagi menjadi tiga seksi. Seksi pertama mencakup Simpang Kayu Ara - Batas Kabupaten Pelalawan (3,6 kilometer). Seksi kedua Batas Pelalawan - Sikijang Mati (9,10 kilometer). Seksi ketiga Sikijang Mati - Simpang Lago.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan BUMN adhi karya
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top