Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lapor ke OJK, BUMN Timah (TINS) Likuidasi Anak Usaha

Dalam surat PT Timah Tbk. kepada OJK, Sekretaris Perusahaan Timah Muhammad Zulkarnaen menyampaikan Kutaraja Tembaga Raya dalam proses likuidasi.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 23 September 2020  |  17:25 WIB
Jajaran Komisaris dan Direksi baru PT Timah Tbk. setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (10/2/2020) di Jakarta. -  Bisnis / Finna U. Ulfah
Jajaran Komisaris dan Direksi baru PT Timah Tbk. setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (10/2/2020) di Jakarta. - Bisnis / Finna U. Ulfah

Bisnis.com, JAKARTA - PT Timah Tbk. (TINS) melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang dalam proses pembubaran anak usaha atau likuidasi, yakni PT Kutaraja Tembaga Raya.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia berupa surat Timah kepada OJK, Sekretaris Perusahaan Timah Muhammad Zulkarnaen menyampaikan Kutaraja Tembaga Raya dalam proses likuidasi.

Rapat Umum Pemegang Saham telah menyetujui likuidasi tersebut, dan dibuat dalam akta pernyataan tanggal 23 September 2020 di hadapan notaris Aryanti Artisari di Jakarta Selatan.

"Dengan selesainya pembubaran Kutaraja, perseroan menghapus Kutaraja dari laporan keuangan konsolidasian," papar Zulkarnaen.

Dia menambahkan tidak terdapat dampak yang terjadi terhadap keuangan atau kelangsungan usaha Timah akibat pelaksanaan pembubaran Kutaraja Tembaga Raya.

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2020, Kutaraja beroperasi sejak 1997 di bidang eksplorasi mineral. Timah memegang 99,95 persen saham perusahaan. Jumlah aset Kutaraja hanya sebesar Rp3 juta rupiah, tidak berubah dari akhir 2019.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN OJK timah
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top