Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ditopang Aksi Akuisisi dan Progres Vaksin, Wall Street Ditutup Menguat

Saham Oracle Corp melesat 4,3 persen setelah perusahaan tersebut dilaporkan selangkah lebih maju dari Microsoft Corp dalam negosiasi akuisisi operasi TikTok di Amerika Serikat. 
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 15 September 2020  |  06:11 WIB
Aktivitas perdagangan saham di New York Stock Exchange. Wall Street kembali mencetak rekor tertinggi setelah reli saham-saham teknologi, Selasa (1/9/2020). - Bloomberg
Aktivitas perdagangan saham di New York Stock Exchange. Wall Street kembali mencetak rekor tertinggi setelah reli saham-saham teknologi, Selasa (1/9/2020). - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat ditutup di tengah progres akuisisi TikTok dan perkembangan virus corona. 

Dilansir dari Bloomberg, indeks S&P 500 menyentuh level tertinggi dalam sepekan setelah naik 1,27 persen. Indeks Dow Jones Industrial Average dan Nasdaq Composite masing-masing naik 1,18 persen dan 187 persen.

Saham Oracle Corp melesat 4,3 persen setelah perusahaan tersebut dilaporkan selangkah lebih maju dari Microsoft Corp dalam negosiasi akuisisi operasi TikTok di Amerika Serikat. 

Sementara itu, pernyataan CEP Pfizer Inc Albert Bourla yang menyebut perseroan kemungkinan bisa mendistribusikan virus anticorona sebelum akhir tahun juga memicu geliat di pasar saham.

"Saya tahu kita sedang berada di tengah pandemi, tetapi kenyataannya adalah bahwa lingkungan ekonomi saat ini biasanya sangat baik untuk aktivitas merger dan akuisisi,” kata Jim Paulsen, kepala strategi investasi di Leuthold Group seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa (15/9/2020).

Pasar saham global memang tengah mendapat angin segar setelah turun di minggu pertama September. Pelaku pasar tetap gelisah dalam menilai kembali valuasi di pasar saham.

The Federal Reserve di sisi lain diperkirakan bakal mempertahankan kebijakan yang dovish karena investor berharap ada tanda-tanda perekonomian pulih dari dampak pandemi. 

Berikut perkembangan pasar terkini :

Saham

  • Indeks S&P 500 naik 1,3 persen menjadi 3.383,45 
  • Dow Jones Industrial Average naik 1,2 persen, tertinggi dalam lebih dari seminggu.
  • Indeks Komposit Nasdaq naik 1,9 persen menjadi 11.056,65.

Mata Uang

  • Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0,3 persen menjadi 1.165,64
  • Euro naik 0,2 persen menjadi $ 1,1864, terkuat dalam hampir dua minggu.
  • Yen Jepang terapresiasi 0,4 persen menjadi 105,70 per dolar, terkuat dalam lebih dari dua minggu 
  • Pound Inggris naik 0,5 persen menjadi $ 1,2855, kenaikan terbesar dalam lebih dari dua minggu.

Obligasi

  • Imbal hasil obligasi AS 10-tahun naik satu basis poin menjadi 0,67 persen.
  • Imbal hasil pada obligasi AS 30-tahun naik satu basis poin menjadi 1,42 persen.
  • Imbal h obligasi Jerman 10 tahun meningkat kurang dari satu basis poin menjadi -0,48 persen.

Komoditas

  • Minyak mentah West Texas Intermediate turun 0,1 persen menjadi $ 37,29 per barel.
  • Emas menguat 0,9 persen menjadi $ 1,958.15 per ounce, tertinggi dalam hampir dua minggu
  • Tembaga naik 0,9 persen menjadi $ 3,07 per pon, tertinggi dalam lebih dari dua tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as wall street Kebijakan The Fed

Sumber : Bloomberg

Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top