Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rekomendasi Saham Pilihan J.P. Morgan saat PSBB Jakarta Jilid II

J.P. Morgan menilai pemberlakuan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebagai kejutan negatif.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 15 September 2020  |  12:28 WIB
Pengunjung melintas di dekat papan layar elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (22/6/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melintas di dekat papan layar elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (22/6/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — J.P. Morgan menjadikan saham-saham konsumer terkait kebutuhan pokok dan komunikasi sebagai pilihan utama di tengah pemberlakuan kembali pembatasan sosial berskala besar di wilayah DKI Jakarta.

Dalam riset yang dipublikasikan melalui Bloomberg Selasa (15/9/2020), J.P. Morgan menilai pemberlakuan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebagai kejutan negatif.

Di tengah kondisi itu, mereka memilih bertahan menjadikan sektor consumer staples atau kebutuhan pokok konsumen dan menara telekomunikasi sebagai preferensi.

J.P. Morgan meyakini emiten penyedia kebutuhan pokok seperti PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) akan mampu outperform. Prediksi itu sejalan dengan laba bersih bisnis fast moving consumer good yang defensif seperti dalam PSBB sebelumnya.

Sementara itu, J.P. Morgan juga memprediksi pendapatan emiten di sektor menara telekomunikasi mampu bertahan. Dua saham yang menjadi preferensi yakni PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG).

“TOWR dan TBIG menunjukkan perolehan laba bersih yang bertahan dengan rasio sewa dan lalu lintas data yang tangguh,” tulis Tim Analis J.P. Morgan.

Adapun, J.P. Morgan masih mempertahankan rekomendasi overweight untuk sektor komunikasi dan kebutuhan pokok konsumen. Top pick dari dua sektor itu yakni TOWR dan ICBP.

Sebaliknya, J.P. Morgan menurunkan rekomendasi untuk sejumlah sektor saham yang berpotensi terdampak oleh penerapan kembali PSBB DKI Jakarta. Bank investasi Amerika Serikat itu menurunkan sektor keuangan, utilitas, dan consumer discretionary dari netral menjadi underweight.

Saham pilihan utama J.P. Morgan untuk masing-masing sektor yakni keuangan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), consumer staples ICBP, communication services TOWR, consumer discretionary PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES), energi PT United Tractors Tbk. (UNTR), dan real estate PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham jp morgan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top