Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pieter Tanuri Tambah Kepemilikan Saham Bali United (BOLA)

Pemegang saham mayoritas PT Bali Bintang Sejahtera Tbk., Pieter Tanuri getol menambah kepemilikan sahamnya di perseroan.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 13 September 2020  |  05:16 WIB
Presdir PT. Multistrada Arah Sarana Tbk Pieter Tanuri (keempat kanan) berbincang dengan tujuh penerima beasiswa berlatih sepak bola di Manchester United Soccer School yang tiba dari Inggris di Wisma Archilles Jakarta Barat, Rabu (26/8).  - Antara
Presdir PT. Multistrada Arah Sarana Tbk Pieter Tanuri (keempat kanan) berbincang dengan tujuh penerima beasiswa berlatih sepak bola di Manchester United Soccer School yang tiba dari Inggris di Wisma Archilles Jakarta Barat, Rabu (26/8). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Pemegang saham mayoritas PT Bali Bintang Sejahtera Tbk., Pieter Tanuri,  menambah porsi kepemilikan dengan tujuan investasi.

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip Minggu (13/9/2020), Pieter melaporkan pembelian saham Bali Bintang Sejahtera pemilik klub sepak bola Bali United.

Pembelian dilakukan oleh Pieter pada 1 September 2020 hingg 7 September 2020. Total saham yan dibeli sebanyak 423.900 lembar dengan harga yang beragam.

Adapun, total dana yang digelontorkan untuk berbelanja saham emiten bersandi BOLA itu senilai Rp68,05 juta. Status kepemilikan saham Pieter di perseroan adalah langsung.

“[Tujuan dari transaksi] investasi,” ujarnya dalam surat kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan.

Dengan transaksi itu, jumlah kepemilikan saham Pieter bertambah dari 1.307.252.520 menjadi 1.307.676.420 atau setara dengan 21,79 persen.

Berdasarkan data Bloomberg, harga saham BOLA parkir di zona merah dengan koreksi 2 poin atau 1,22 persen ke level Rp162 akhir perdagangan Jumat (11/9/2020). Secara year to date (ytd), pergerakan harga saham tercatat mengalami koreksi 50,91 persen.

Manajemen BOLA mengungkapkan pendapatan perseroan pada kuartal I/2020 lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu karena pertandingan Liga I dan AFC masih berlangsung sampai dengan awal Maret 2020. Akan tetapi, perseroan memproyeksikan penerimaan akan turun sebesar 60 persen pada 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bali united Pieter Tanuri
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top