Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gelar Rights Issue, Simak Perubahan Harga Waran Medco Energi (MEDC)

PT Medco Energi Internasional Tbk. melaporkan terdapat perubahan harga waran I yang semula sebesar Rp675 per saham menjadi sebesar Rp581 per saham.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 03 September 2020  |  20:39 WIB
Fasilitas produksi dan penyimpanan terapung (Floating Production Storage and Offloading/FPSO) Belanak di South Natuna Sea Block B yang dikelola Medco E&P Natuna (MEPN). Istimewa - SKK Migas.
Fasilitas produksi dan penyimpanan terapung (Floating Production Storage and Offloading/FPSO) Belanak di South Natuna Sea Block B yang dikelola Medco E&P Natuna (MEPN). Istimewa - SKK Migas.

Bisnis.com, JAKARTA - Harga Waran I Medco Energi Internasional menurun seiring dengan aksi penawaran umum terbatas (PUT) III melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Medco Energi Internasional Tbk. melaporkan terdapat perubahan harga waran I yang semula sebesar Rp675 per saham menjadi sebesar Rp581 per saham.

Hal itu dilakukan sehubungan dengan telah diperolehnya pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan atas penawaran umum terbatas III dengan cara rights issue.

“Untuk menghindari keragu-raguan, perubahan penyesuaian atas harga Waran Seri I akibat dari PUT III akan berlaku efektif pada hari yang sama dengan penandatanganan akta perubahan penerbitan waran, yang akan dilakukan satu hari kerja setelah berakhirnya periode pengumuman,” tulis Manajamen Medco Energi seperti dikutip dari keterangannya, Kamis (3/9/2020).

Untuk diketahui, MEDC akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 7,5 miliar saham biasa dengan nilai nominal Rp25 melalui aksi rights issue itu.

MEDC mengincari dana segar hingga Rp1,87 triliun yang akan digunakan untuk modal kerja perseroan dan atau anak usaha yakni Medco E&P Natuna Ltd, PT Medco E&P Tomori Sulawesi, PT Medco E&P Indonesia, PT Medco E&P Rimau, PT Medco E&P Malaka, PT Medco E&P Lematang, PT Medco E&P Tarakan, Medco Energi Bangkanai Limited, Medco Energi Sampang Pty Ltd, dan Ophir Indonesia (Madura Offshore) Pty Ltd.

Indikasi jadwal tanggal terakhir perdagangan saham dengan HMETD atau cum rights di pasar reguler dan negosiasi pada 8 September 2020. Selanjutnya, cum rights di pasar tunai pada 10 September 2020.

Adapun, pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya dalam PUT III akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham atau dilusi yakni maksimum 29,50 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

medco right issue medco energi internasional waran
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top