Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Daya Beli Turun Bikin Kompetisi Makin Sengit, Ini Kata Bos XL Axiata (EXCL)

Operator telekomunikasi menawarkan paket data dengan harga murah agar tingkat trafik tetap bisa dijaga atau bahkan ditingkatkan seiring momentum bekerja dan belajar dari rumah.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 27 Agustus 2020  |  11:30 WIB
Karyawan beraktivitas di kantor XL Axiata. Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan beraktivitas di kantor XL Axiata. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Pelemahan daya beli masyarakat membuat kompetisi antaroperator telekomunikasi meningkat di tengah masa pandemi. Kondisi ini dinilai menambah tekanan pada para operator.

Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata Tbk Dian Siswarini mengatakan trafik pemakaian data memang menjadi meningkat terutama di bulan-bulan awal masa pandemi. Namun, trafik kemudian melandai seiring dengan penurunan daya beli akibat dampak pandemi.

“Saat ini belum ada yang tahu sampai kapan wabah ini akan berakhir, sehingga kedepan tentunya tantangan dan tekanan yang akan dihadapi industri telekomunikasi termasuk perseroan tentunya masih akan berat,” katanya dalam publikasi resmi perseroan, Kamis (27/8/2020)

Dian menambahkan, pelemahan daya beli masyarakat berdampak terhadap persaingan antaroperator. Operator telekomunikasi menawarkan paket data dengan harga murah. Hal itu dilakukan agar tingkat trafik tetap bisa dijaga atau bahkan ditingkatkan dengan memanfaatkan momentum keharusan bekerja dan belajar dari rumah.

“Kondisi ini sudah pasti menambah tekanan kepada semua operator padahal kondisi yang ada saat ini sudah cukup berat,” ujar Dian.

Adapun menyikapi dinamika industri dan kompetisi yang terjadi, XL Axiata mengambil sikap hati-hati dan penuh perhitungan. Produk atau paket data baru dihadirkan dengan pertimbangan matang berdasarkan analisa data pola konsumsi layanan oleh para pelanggan yang sahih

Dia menyebut hasilnya cukup efektif dan sesuai dengan segmen pasar yang disasar. Alhasil trafik data semester I/2020  meningkat 45 persen menjadi 2.221 Petabyte.

Sementara itu jika dihitung per kuartal, pada kuartal kedua 2020 ini, trafik data meningkat 22 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Pemanfaatan digital IT, artificial intelligent dan data analytics juga terus XL Axiata lanjutkan untuk mengidentifikasi apa saja kebutuhan setiap segmen pelanggan atas layanan telekomunikasi dan data.

Dengan demikian, kata Dian, perusahaan bisa lebih tepat dalam pembuatan produk layanan baru yang memang dibutuhkan setiap segmen pelanggan. Selain itu, penawaran produk juga bisa lebih terarah, sesuai dengan karakter setiap segmen.

Sepanjang semester 1 2020, XL Axiata mengenalkan beberapa penawaran baru, yaitu Fitur XTRA UNLIMITED TURBO dan Unlimited 1 jam untuk pelanggan layanan prabayar XL, dan paket Edu-Pack untuk pelanggan AXIS, juga myPRIOHOME untuk pelanggan pascabayar Prioritas.

Di sisi lain, Manajemen perseroan juga sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi pandemi tersebut untuk memastikan keberlangsungan layanan telekomunikasi bagi masyarakat di masa darurat saat ini. 
 
Sejak kebijakan bekerja dari rumah diterapkan pada 17 Maret 2020, EXCL juga sudah menjalankan Business Continuity Plan untuk memastikan transisi pelayanan pelanggan bisa dilaksanakan dengan lancar. Untuk keperluan pembangunan jaringan, semua tetap berjalan sesuai dengan rencana, tidak ada penundaan yang berarti, dengan pengiriman peralatan dan material jaringan dikirimkan tepat waktu.
 
Selain itu, sejak awal berjangkitnya Covid-19 di Indonesia,perseroan juga telah melaksanakan program yang bersifat sosial. Antara lain berupa peluncurkan program gratis akses data 2GB/hari untuk membantu masyarakat lebih ringan mengakses aplikasi-aplikasi penunjang kerja dan belajar dari rumah. 
 
Program donasi kemanusiaan baik tunai maupun non-tunai untuk terkait dengan keperluan menghadapi pandemi juga telah dilaksanakan secara massif di berbagai daerah, termasuk melalui instansi pemerintah terkait. Total nilai bantuan yang telah diberikan baik tunai maupun non-tunai adalah lebih dari Rp100 miliar untuk semua program pencegahan Covid-19, termasuk memberikan gratis akses data.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

xl axiata Kinerja Emiten
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top