Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bos KINO: Inovasi Produk Baru adalah Hal yang Natural

Pengembangan produk baru dianggapnya selalu membutuhkan waktu yang akan disesuaikan waktu peluncurannya.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  18:28 WIB
Bos KINO: Inovasi Produk Baru adalah Hal yang Natural
Direktur Keuangan Kino Indonesia Budi Muljono memberikan paparan kinerja dalam acara Pubex Live 2020, Rabu (26/8 - 2020).

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kino Indonesia Tbk. (KINO) menyatakan inovasi produk baru adalah hal yang natural terjadi tubuh perseroan setiap tahunnya.

Direktur Keuangan KINO Budi Muljono mengatakan bahkan perseroan memiliki plesetan nama perusahaan menjadi 'Kinovation' berkaca pada penciptaan produk baru yang terus terjadi.

“Inovasi itu merupakan satu hal yang sangat mengakar di KINO, makanya motto kita itu ‘inovate today, creating tomorrow’. Tapi tentu saja, kami harus lihat market-nya,” ungkap Budi dalam paparan publik yang difasilitasi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/8/2020).

Perseroan menyatakan memang memiliki kemampuan untuk mengembangkan produk baru seperti yang telah dilakukan perseroan kepada 30 brand yang berada di naungan KINO.

Budi menjelaskan, produsen produk kebersihan bayi dengan jenama Sleek tersebut memang memiliki keunggulan dengan menjadi market leader di hampir semua segmen yang dimiliki perseroan saat ini. Kendati demikian, pengembangan produk baru dianggapnya selalu membutuhkan waktu yang akan disesuaikan waktu peluncurannya.

Terkait penjualan luar negeri, pendapatan dari segmen ekspor memang tengah menjadi fokus perseroan dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan data yang dipaparkannya, 11 persen dari penjualan perseroan pada tahun lalu memang berasal dari luar negeri.

“Kami fokus di luar negeri dengan pertimbangan bahwa di Indonesia kita punya 270 juta penduduk sedangkan di luar negeri kita punya 7 miliar populasi,” terangnya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan produk KINO memperlihatkan tanda-tanda dapat diterima oleh konsumen luar negeri dibuktikan dengan permintaan banyak perusahaan di berbagai negara untuk menjadi distributor eksklusif dari brand perseroan.

“Tentu ini memberikan kami kepercayaan lebih bahwa produk KINO memang memiliki kualitas yang cukup bagus dan dapat diterima di market luar negeri. Tetapi tentu di masa pandemi, ekspansi yang kita lakukan akan mengalami penundaan, mengalami side back. Tapi kita melihat ini hanya temporary,” tutupnya.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inovasi Kinerja Emiten kino indonesia
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top