Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Usai Cetak Rekor, Bursa AS Bergerak Variatif Hari Ini

Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,05 persen ke level 28.292,90 pada awal perdagangan, sedangkan indeks Nasdaq melemeah 0,03 persen ke level 11.376,50.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  21:05 WIB
Wall Street. - Bloomberg
Wall Street. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat bergerak variatif pada awal perdagangan Selasa (25/8/2020) setelah berturut-turut mencetak rekor tertinggi.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,05 persen ke level 28.292,90 pada awal perdagangan, sedangkan indeks Nasdaq melemeah 0,03 persen ke level 11.376,50.

Di sisi lain, indeks Standard & Poor’s 500 menguat tipis 0,06 persen atau 1,91 poin ke level 3.433,19.

Kontrak berjangka indeks S&P 500 sebelumnya menguat karena AS dan China mengisyaratkan kemajuan pada kesepakatan perdagangan fase satu mereka.

Sementara itu, harga minyak menguat karena para pelaku pasar mengamati Badai Tropis Laura, yang diperkirakan akan menguat menjadi badai sebelum mencapai daratan akhir pekan ini.

Selain geopolitik dan kepercayaan bisnis, fokus pada investor tertuju pada kemajuan vaksin. Moderna Inc. mengatakan sudah hampir mencapai kesepakatan untuk memasok sedikitnya 80 juta dosis vaksin ke Uni Eropa.

"Perkembangan vaksin virus corona mendorong kenaikan selera pasar terhadap risiko-risiko. Meski demikian, luasnya pasar bukan menjadi faktor utama bursa AS mampu mencatatkan rekor kenaikan tertinggi," jelas Senior Market Analyst di OANDA, Edward Moya.

Sementara itu, pelaku pasar juga menanti pidato dari Gubernur The Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, terkait kerangka kebijakan moneter yang akan berfokus pada strategi pengendalian inflasi terbaru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as dow jones
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top