Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

​Wall Street Cetak Rekor, Bursa Asia Dibuka Menguat

Bursa Jepang, Bursa Korea Selatan, dan Bursa Australia kompak menguat setelah Wall Street mencetak rekor tertinggi.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 25 Agustus 2020  |  07:47 WIB
Tokyo Stock Exchange. - Bloomberg
Tokyo Stock Exchange. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Pasar Asia dibuka menguat mengikuti pergerakan birsa Amerika Serikat yang mencetak rekor kenaikan tertinggi seiring dengan kabar positif dari pengembangan vaksin virus corona.

Dilansir dari Bloomberg pada Selasa (25/8/2020),indeks Topix Jepang mengalami kenaikan tertinggi pada pagi ini dengan 1,2 persen. Menyusul di belakangnya adalah indeks Kospi Korea Selatan yang menghijau 1 persen.

Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia juga bergerak positif sebesar 0,7 persen pada pagi ini. Adapun, indeks berjangka S&P 500 terpantau stagnan hingga pukul 09.11 waktu Tokyo, Jepang.

Kenaikan ini ditopang oleh perkembangan positif terkait pengembangan vaksin untuk virus corona. Moderna Inc melaporkan telah mendekati kesepakatan dengan Uni Eropa untuk membuat 80 juta dosis vaksin virus corona. 

Kabar tersebut datang setelah Presiden AS, Donald Trump menyatakan perawatan pasien dengan menggunakan plasma darah dari penderita virus yang sudah sembuh akan dikembangkan lebih lanjut. Sementara itu, Florida melaporkan perlambatan laju penambahan kasus positif virus corona.

Negara bagian Arizona juga mencatat kabar positif dengan ketiadaan pasien yang meninggal selama dua minggu berturut-turut.

"Perkembangan vaksin virus corona mendorong kenaikan selera pasar terhadap risiko-risiko. Meski demikian, luasnya pasar bukan menjadi faktor utama bursa AS mampu mencatatkan rekor kenaikan tertinggi," jelas Senior Market Analyst di OANDA, Edward Moya.

Sementara itu, pelaku pasar juga menanti pidato dari Gubernur The Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, terkait kerangka kebijakan moneter yang akan berfokus pada strategi pengendalian inflasi terbaru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia wall street Kebijakan The Fed
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top