Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Menguat Super Tipis, Saham Properti Jadi Pemberat

Saham-saham sektor properti menjadi pemberat utama laju IHSG hari ini.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  11:56 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan berhasil kembali ke zona hijau pada perdagangan hari ini, Kamis (13/8/2020).

Hingga akhir sesi I pukul 11.30 WIB, Indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau menguat 0,1 persen atau 5,09 poin ke level 5.238,54. Setelah mengawali perdagangan ke level 5.279,35, indeks berbalik melemah hingga terjerembab ke zona merah 5.218.41.

Jelang akhir sesi I atau 11.00 WIB, IHSG kembali berhasil meningkat. Terpantau 165 saham menguat, 212 saham melemah, dan 163 saham stagnan.

Hingga akhir perdagangan siang, 6 indeks sektoral mengalami penguatan, dipimpin oleh sektor konsumer yang menguat 0,73 persen dan perkebunan yang naik 0,64 persen.

Sementara itu, sektor properti tertekan paling dalam, yakni -0,45 persen.

Direktur Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan fluktuasi nilai tukar rupiah masih akan mewarnai pergerakan IHSG hari ini. Sentimen uji coba vaksin Covid-19 diyakini bakal menjadi bahan bakar kenaikan indeks.

“Di sisi lain rentang gerak IHSG terlihat masih cukup terbatas sehingga jika terjadi momentum koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan peluang untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek,” jelasnya dalam laporan riset yang dikutip Bisnis, Kamis (13/8/2020).

William memperkirakan IHSG akan bergerak di rentang 5.002 s.d 5.271 pada perdagangan hari ini.

Sementara itu, Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan secara teknikal IHSG melanjutkan penguatan dan tren positif mendekati area upper bollinger bands. Indikator Stokastik bergerak menjenuh di area overbought tetapi dari momentum masih memiliki peluang penguatan dari indikator RSI.

“Sehingga secara teknikal diperkirakan IHSG masih akan bergerak positif dengan support resistance 5.180–5.290,” ujarnya melalui riset harian, Kamis (13/8/2020).

Tabel Kinerja Indeks Sektoral Sesi I, Kamis (13/8/2020).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI properti
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top