Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Live

Rekomendasi Saham & Pergerakan IHSG Hari Ini, 13 Agustus 2020

IHSG melanjutkan tren reli empat hari berturut-turut dengan mengakhiri perdagangan hari ini, Kamis (13/8/2020) dengan penguatan tipis
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  15:33 WIB
Karyawan di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (26/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Karyawan di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Kamis (26/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Kamis (13/8/2020) seiring dengan aksi beli oleh investor asing yang mengincar saham-saham berkapitalisasi jumbo alias big caps.

Pada penutupan perdagangan Kamis (13/8/2020), IHSG menguat 0,11 persen atau 5,79 poin menjadi 5.239,25, setelah bergerak di rentang 5.218,41-5.279,35.Sebanyak 182 saham menguat, 238 saham melemah, dan 151 saham stagnan. Investor asing tercatat melakukan net buy Rp281,73 miliar.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup di level 5.238,545 pada akhir sesi I. IHSG dibuka di level 5.233,452 dan bergerak di rentang 5.28,413 hingga 5.279,349 sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini. Selepas sesi kedua dibuka, IHSG tampak malas bergerak alias mager meskipun bertahan di zona hijau.

Secara sektoral, saham-saham di sektor consumer memimpin penguatan dengan kenaikan indeks 0,85 persen, disusul sektor perkebunan dan infrastruktur masing-masing 0,69 persen dan 0,59 persen.

Sementara itu, saham-saham di sektor perdagangan dan properti masing-masing turun 0,59 persen dan 0,27 persen dan membatasi pergerakan IHSG.

Di sisi lain, sejumlah saham menjadi incaran utama investor asing, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dengan net buy Rp150,1 miliar, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Rp106,9 miliar, dan PT Astra International Tbk. (ASII) Rp104,5 miliar.

Sebelumnya, Direktur Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan fluktuasi nilai tukar rupiah masih akan mewarnai pergerakan IHSG hari ini. Sentimen uji coba vaksin Covid-19 diyakini bakal menjadi bahan bakar kenaikan indeks.

“Di sisi lain rentang gerak IHSG terlihat masih cukup terbatas sehingga jika terjadi momentum koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan peluang untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek,” jelasnya dalam laporan riset yang dikutip Bisnis, Kamis (13/8/2020).

William memperkirakan IHSG akan bergerak di rentang 5.002 s.d 5.271 pada perdagangan hari ini. Kemarin, IHSG mencetak kenaikan tiga hari secara beruntun setelah menguat 43,28 poin atau 0,83 persen ke posisi 5.233,452. Sebanyak 171 saham menguat, 241 saham turun, dan 168 saham stagnan dibandingkan dengan penutupan sehari sebelumnya

Pada perdagangan hari ini, Indosurya Sekuritas memberikan rekomendasi saham untuk delapan emiten. Kedelapan emiten itu yakni BBRI, BBNI, PWON, ASII, SRIL, WIKA, SMRT, TLKM.

Sementara itu, Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menjelaskan bahwa IHSG naik 0,83 persen ke level 5.233,45 pada sesi perdagangan Rabu (12/8/2020). Investor asing memborong saham dengan nilai net buy Rp142,87 miliar dan saham-saham perbankan menempati daftar top net buy value.

Lanjar mengungkapkan secara teknikal IHSG melanjutkan penguatan dan tren positif mendekati area upper bollinger bands. Indikator Stokastik bergerak menjenuh di area overbought namun dari momentum masih memiliki peluang penguatan dari indikator RSI.

“Sehingga secara teknikal diperkirakan IHSG masih akan bergerak positif dengan support resistance 5.180–5.290,” ujarnya melalui riset harian, Kamis (13/8/2020).

Adapun, Reliance Sekuritas Indonesia memberikan rekomendasi saham  yang dapat dicermati secara teknikal antara lain ASII, BRPT, PTPP, PWON, SMGR, TLKM, TOWR, BBRI, BBNI, BMRI, dan BBTN.

Lanjar menyebut investor akan menanti data tingkat inflasi Amerika Serikat (AS). Beberapa data ekonomi China yang akan menjadi indikator juga ditunggu para pelaku pasar.

15:00 WIB

Pukul 15.00 WIB : IHSG ditutup menguat 6,8 poin

Pukul 15.00 WIB : IHSG ditutup menguat 6,8 poin atau 0,13 persen ke level 5.239,250. IHSG bergerak di rentang 5.218,413 s.d 5.279,349. Sebanyak 182 saham menguat, 238 saham turun, dan 151 saham stagnan.

13:33 WIB

Pukul 13.30 WIB : IHSG masih di zona hijau

Pukul 13.30 WIB : IHSG masih di zona hijau dengan kenaikan 4,16 poin atau 0,07 persen ke level 5.238,702 di awal sesi kedua 

11:28 WIB

Pukul 11.30 WIB : IHSG ditutup menguat 5,09 poin di akhir sesi I

Pukul 11.30 WIB : IHSG ditutup menguat 5,09 poin atau 0,10 persen ke level 5.238,545 di akhir sesi I. Sebanyak 165 saham menguat, 212 saham melemah, dan 163 saham stagnan. IHSG dibuka di level 5.233,452 dan bergerak di rentang 5.28,413 hingga 5.279,349 sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini. 

11:03 WIB

Pukul 11.00 WIB : IHSG berbalik menguat tipis

Pukul 11.00 WIB : IHSG berbalk menguat tipis di 0,03 persen ke level 5.234,586

09:52 WIB

09.52 WIB : IHSG berbalik melemah 4,87 poin

09.52 WIB : IHSG berbalik melemah 4,29poin atau 0,10 persen ke posisi 5.229,42

09:01 WIB

Pukul 09.00 WIB : IHSG dibuka menguat 27 poin

Pukul 09.00 WIB : IHSG dibuka menguat 27 poin atau 0,57 persen ke level 5.261,102 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top