Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bursa Eropa Melonjak 1,8 Persen, Saham Mobil hingga Energi Jadi Pendorong

Mengutip Bloomberg pada Selasa (11/8/2020), Indeks Stoxx Europe 600 naik 1,8 persen pada pukul 9.45 pagi di London atau 15.45 WIB.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 11 Agustus 2020  |  16:13 WIB
Bursa Efek paris. - Christope Morin / Bloomberg
Bursa Efek paris. - Christope Morin / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Eropa melesat pada awal perdagangan seiring dengan dorongan saham produsen otomotif dan energi.

Mengutip Bloomberg pada Selasa (11/8/2020), Indeks Stoxx Europe 600 naik 1,8 persen pada pukul 9.45 pagi di London atau 15.45 WIB.

Ekuitas naik secara global bersama indeks berjangka AS, setelah Presiden Donald Trump mengatakan dia sedang mempertimbangkan pemotongan pajak atas capital gain. Sentimen ini turut membuat harga emas tergelincir pada hari ketiga.

Saham pembuat mobil hingga energi mendorong laju Indeks Stoxx 600 Eropa lebih tinggi. Mayoritas Bursa Asia siang ini juga menguat.

Pasar mengkhawatirkan kasus virus corona yang menembus 20 juta secara global. Namun, pasien rawat inap di AS berkurang.

Investor mendapatkan kenyamanan dari komentar Trump tentang potensi pemotongan pajak, data ekonomi China yang kuat, dan jatuhnya rawat inap di California dan New York.

Melihat angka kesembuhan melampaui laju infeksi global yang semakin cepat, analis percaya patokan saham global dapat menghapus kerugiannya di tahun 2020 hari ini.

“Ekuitas tidak pernah terlihat lebih murah dibandingkan dengan pendapatan tetap dan sejenisnya. Anda harus veralih ke ekuitas,” Jun Bei Liu, manajer portofolio di Tribeca Investment Partners, mengatakan dalam wawancara dengan Bloomberg TV.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa bursa global

Sumber : bloomberg

Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top