Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gembok Suspensi Dibuka, Saham Kimia Farma (KAEF) & Indofarma (INAF) Melesat Lagi

Saham Kimia Farma dan Indofarma naik lebih dari 5 persen hingga akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (10/8/2020).
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  12:47 WIB
Pabrik PT Indofarma Tbk. Pada 2019, perusahaan farmasi milik negara itu berhasil mencetak laba setelah tiga tahun menderita kerugian. - indofarma.id
Pabrik PT Indofarma Tbk. Pada 2019, perusahaan farmasi milik negara itu berhasil mencetak laba setelah tiga tahun menderita kerugian. - indofarma.id

Bisnis.com, JAKARTA - Pergerakan saham PT Kimia Farma Tbk. (KAEF) dan PT Indofarma Tbk. masih liar sejak suspensi perdagangan saham dicabut. Saham anak usaha PT Bio Farma (Persero) tersebut naik lebih dari 5 persen pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (10/8/2020).

Saham Kimia Farma dan Indofarma disuspensi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada JUmat (7/8/2020). Hari ini, saat suspensi dicabut saham Kimia Farma menguat 5,97 persen ke level 3.370 dan menjadi salah satu saham paling aktif diperdagangkan.

Saham berkode KAEF dibuka di posisi 3.100, lebih rendah dari posisi penutupan terakhir. Sepanjang sesi pertama, saham KAEF bergerak di rentang 3.040-3.490. Total saham yang diperdagangkan mencapai 106,16 juta lembar dengan nilai transaksi Rp354,97 miliar.

Secara kumulatif, dalam sebulan terakhir saham KAEF sudah melonjak 180,83 persen. Di samping itu, sejak awal tahun, KAEF menjadi salah satu saham dengan kenaikan tertinggi sebesar 169 persen.

Selain Kimia Farma, saham Indofarma juga melesat 6,27 persen ke posisi 3.390. Saham INAF dibuka di level 3.150, lebih rendah dari penutupan terakhir. Sepanjang perdagangan sesi pertama, saham INAF bergerak di rentang 3.060-3.530. Total saham yang diperdagangkan mencapai 25,51 juta lembar dengan nilai transaksi Rp85,88 miliar.

Saham INAF secara kumulatif telah menguat 232 persen dalam sebulan terakhir. Adapun sejak awal tahun atau year to date, saham INAF melesat 289,66 persen. Bersama KAEF, saham INAF melesat berkat sentimen pengembangan vaksin oleh induk usaha.

Secara umum, IHSG menguat tipis 0,04 persen ke level 5.145,978. Total nilai transaksi di pasar tunai, reguler, dan negosiasi senilai Rp3,747 triliun. Investor asing menekan bursa dalam negeri dengan net sell Rp218,17 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indofarma kimia farma transaksi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top