Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Top Loser Saham Sepekan, LUCK Anjlok 28 Persen

IHSG terjerembab ke zona merah seiring aksi jual investor asing pada sesi terakhir pekan pertama bulan Agustus pada Jumat (7/8/2020) kemarin.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 08 Agustus 2020  |  07:54 WIB
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk. (LUCK) menjadi saham dengan koreksi terdalam pada daftar perdagangan satu pekan, 3 Agustus – 7 Agustus 2020.

Berdasarkan data dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Sabtu (8/8/2020), harga saham emiten di bidang telekomunikasi ini tenggelam 28 persen, dari harga Rp300 ke Rp216 per saham.

Menyusul di belakang adalah PT Sitara Propertindo Tbk. (TARA) yang anjlok 27,63 persen. Harga saham emiten properti tersebut ditutup pada level Rp55 per lembar saham setelah mengawali pekan perdagangan di posisi Rp76.

Selanjutnya adalah saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) yang terkoreksi 24,71 persen, diikuti PT Tourindo Guide Indonesia Tbk. (PGJO) dengan pelemahan 24,24 persen, dan saham Arita Prima Indonesia Tbk. (APII) yang turun 20,61 persen dalam 5 hari perdagangan melengkapi 5 besar saham boncos pekan ini.

Adapun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjerembab ke zona merah seiring aksi jual investor asing pada sesi terakhir pekan pertama bulan Agustus pada Jumat (7/8/2020) kemarin.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 0,66 persen ke level 5.143,89 pada akhir sesi Jumat (7/8/2020). Sebanyak 163 saham menguat, 263 saham terkoreksi, dan 159 saham stagnan.

IHSG dibuka di level 5.178,27 dan sempat menguat beberapa saat sebelum berbalik melemah 0,24 persen ke level 5.166,08. Sepanjang perdagangan IHSG mengalami tekanan dan di akhir sesi I ditutup dengan koreksi koreksi 1,06 persen atau 54,95 poin menjadi 5.123,32.

Berdasarkan data BEI, saham PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk. tercatat sebagai saham dengan kenaikan harga tertinggi pada perdagangan kemarin. Saham Berkode IPOL naik 31,43 persen ke level 92. Saham IPOL dibuka di level 71, naik 1 poin dari penutupan sesi sebelumnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham top losers Sentral Mitra Informatika
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top