Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

​Ada Transaksi Jumbo atas Saham TOWR di Pasar Negosiasi, Berapa Nilainya?

di pasar negosiasi, saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) diperdagangkan dengan kisaran Rp990—Rp2.519.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 06 Agustus 2020  |  17:22 WIB
Vice President Director Protelindo Adam Gifari (kanan) bersama Director Indra Gunawan menjelaskan tentang kinerja perusahaannya saat berkunjung ke kantor Redaksi Harian Bisnis Indonesia, di Jakarta, Rabu (24/1). Protelindo adalah anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk. Adam juga menjabat Wakil Direktur Utama di perusahaan tersebut. - JIBI/Abdullah Azzam
Vice President Director Protelindo Adam Gifari (kanan) bersama Director Indra Gunawan menjelaskan tentang kinerja perusahaannya saat berkunjung ke kantor Redaksi Harian Bisnis Indonesia, di Jakarta, Rabu (24/1). Protelindo adalah anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk. Adam juga menjabat Wakil Direktur Utama di perusahaan tersebut. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com,JAKARTA — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat  transaksi bernilai besar di saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk. pada sesi perdagangan hari ini, Kamis (6/8/2020).

Pergerakan harga saham Sarana Menara Nusantara terkoreksi 0,86 persen ke level Rp1.150 akhir sesi Kamis (6/8/2020). Harga saham bergerak dengan kisaran support Rp1.140 dan resistance Rp1.180.

BEI mencatat adanya transaksi saham emiten berkode saham TOWR itu di pasar negosiasi senilai Rp1,77 triliun atau sebanyak 1,53 miliar lembar saham perseroan. Di pasar negosiasi, TOWR diperdagangkan dengan kisaran Rp990—Rp2.519.

TOWR menjadi saham yang diperdagangkan dengan jumlah terbanyak di seluruh papan perdagangan sebanyak 1,80 miliar lembar pada Kamis (6/8/2020). Total nilai transaksi saham juga menjadi yang tertinggi senilai Rp2,09 triliun atau setara dengan 27,8 persen dari total nilai transaksi pasar negosiasi, tunai, dan reguler Rp11,09 triliun.

Berdasarkan komposisi kepemilikan 30 Juni 2020, PT Sapta Adhikari Investama menjadi pemegang saham terbesar sebanyak 51,71 persen. Sisanya, kepemilikan masyarakat tercatat sebesar 46,69 persen.

Sebelumnya, manajemen Sarana Menara Nusantara menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 15 persen sampai akhir 2020. Wakil Direktur Utama TOWR Adam Ghifari mengatakan untuk tahun ini manajemen perseroan memasang target pendapatan Rp7,3—7,4 triliun atau tumbuh sekitar 14—15 persen year on year (yoy) dari pendapatan tahun lalu yang sebesar Rp6,45 triliun.

Kontributor utama pendapatan Sarana Menara Nusantara masih dari bisnis sewa menara dan fiber optik, ditambah dengan pendapatan dari sejumlah menara baru yang telah diakuisisi perseroan pada awal tahun.

“Diperkirakan dua pertiga kontribusinya berasal dari bisnis organik yaitu menara dan fiber, sisanya yaitu sekitar 1/3 dari menara yang diakuisisi,” tutur Adam, Rabu (5/8/2020)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sarana menara nusantara transaksi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top