Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bursa Asia Dibuka Variatif, Indeks Kospi Menguat 0,5 Persen

Berdasarkan laporan dari Bloomberg pada Jumat (31/7/2020), indeks Kospi Korea Selatan dibuka menguat 0,5 persen pada pembukaan perdagangan hari ini. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,2 persen.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 31 Juli 2020  |  07:45 WIB
Bursa Asia -  Bloomberg.
Bursa Asia - Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Asia dibuka bervariasi ditengah sentimen kekhawatiran investor terhadap laju pemulihan ekonomi dari pandemi virus corona.

Berdasarkan laporan dari Bloomberg pada Jumat (31/7/2020), indeks Kospi Korea Selatan dibuka menguat 0,5 persen pada pembukaan perdagangan hari ini. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,2 persen.

Penurunan juga terjadi pada bursa Jepang dengan kontraksi pada indeks Topix sebesar 0,5 persen. Di sisi lain, indeks berjangka S&P 500 dan Nasdaq 100 bergerak positif masing-masing sebesar 0,6 persen dan 1 persen yang ditopang oleh katalis positif dari laporan pendapatan dari Apple Inc.

Perdagangan hari ini dipengaruhi oleh rilis data pertumbuhan ekonomi AS yang terkontraksi pada kuartal II/2020. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan untuk menunda pemilihan umum Presiden yang akan berlangsung pada 3 November mendatang.

Ditengah musim laporan keuangan, investor tengah mencermati dampak negatif dari pandemi virus corona terhadap kelanjutan pemulihan ekonomi. Lonjakan kasus positif yang terjadi di sejumlah wilayah membuat laju perbaikan ekonomi kemungkinan akan melambat.

Gubernur bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mengatakan, kenaikan jumlah kasus tersebut mulai menunjukkan dampaknya pada pemulihan ekonomi. Ia juga menuturkan prospek ekonomi dunia dalam beberapa waktu ke depan akan penuh dengan ketidakpastian.

"Dengan lonjakan kasus positif yang terjadi pada beberapa wilayah, bila dilihat dari laporan pendapatan perusahaan, hasil yang dicapai terbilang masih baik. etapi, saat ini ekspektasi pasar memang sangat rendah," jelas Randy Frederick, Vice President of Trading and Derivatives di Schwab Center for Financial Research.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia indeks kospi bursa global
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top