Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BEI Setop Perdagangan Saham Waskita Beton Precast (WSBP)

Penghentian perdagangan sehubungan dengan pengumuman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terkait penundaan pembayaran bunga ke-3 Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap II Tahun 2019.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  09:48 WIB
Pekerja PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) menyelesaikan proses akhir pembuatan produk Spun Pile di Plant Karawang Jawa Barat, Rabu (17/6/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pekerja PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) menyelesaikan proses akhir pembuatan produk Spun Pile di Plant Karawang Jawa Barat, Rabu (17/6/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA—PT Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan saham PT Waskita Beton Precast Tbk. setelah adanya pengumuman penundaan pembayaran bunga obligasi.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan melakukan penghentian sementara saham Waskita Beton Precast (WSBP) sejak sesi pertama Kamis (30/7/2020). Hal itu sehubungan dengan pengumuman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terkait penundaan pembayaran bunga ke-3 Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap II Tahun 2019.

“BEI memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek [saham dan obligasi] Waskita Beton Precast di seluruh pasar terhitung sejak sesi I perdagangan efek 30 Juli 2020 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut,” tulis Manajemen BEI, Kamis (30/7/2020).

Dalam pengumumannya Rabu (29/7/2020), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengungkapkan belum efektifnya dana bunga ke-3 Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap II Tahun 2019 di rekening KSEI sesuai waktu yang telah ditentukan.

“Bersama ini kami sampaikan bahwa pembayaran bunga kepada pemegang obligasi melalui pemegang rekening yang seharusnya dilaksanakan pada 30 Juli 2020 ditunda,” tulis Manajemen KSEI dalam surat yang ditandatangani oleh Direktur KSEI Syafruddin dan Kepala Divisi Jasa Kustodian Hartati Handayani.

Data KSEI menunjukkan Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap II Tahun 2019 memiliki jumlah pokok Rp1,5 triliun. Surat utang itu memiliki kupon etap 9,75 persen dengan frekuensi pembayaran kupon setiap 3 bulan.

Pencatatan Obligasi Berkelanjutan I Waskita Beton Precast Tahap II Tahun 2019 dilakukan pada 31 Oktober 2019. Surat utang itu akan jatuh tempo pada 30 Oktober 2022.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suspensi saham waskita beton precast
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top