Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jaga Kas, Lippo Karawaci (LPKR) Absen Bagi Dividen

Lippo Karawaci tidak membagikan dividen dalam dua tahun terakhir. Untuk tahun buku 2014-2017, LPKR membagikan dividen dengan rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio (DPR) berkisar 5 persen hingga 14,9 persen.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 17 Juli 2020  |  22:33 WIB
CEO PT Lippo Karawaci Tbk. John Riady (kiri) bersama Presiden Direktur Ketut Budi Wijaya memberikan penjelasan saat halalbihalal dengan media, di Jakarta, Kamis (20/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
CEO PT Lippo Karawaci Tbk. John Riady (kiri) bersama Presiden Direktur Ketut Budi Wijaya memberikan penjelasan saat halalbihalal dengan media, di Jakarta, Kamis (20/6/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk. memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2019 seiring dengan langkah perseroan memperkuat kas di tengah perekonomian yang tertekan akibat pandemi Covid-19.

Keputusan itu merupakan salah satu hasil rapat umum pemegang saham tahunan di Tangerang, Jumat (17/7/2020). Keputusan untuk tidak membagikan dividen ini menjadi yang kedua secara berturut-turut. Tahun lalu, emiten bersandi saham LPKR juga absen membagikan dividen atas kinerja tahun buku 2018.

Manajemen LPKR menyebut, perseroan perusahaan akan melanjutkan strategi transformasi yang telah disusun. Perseroan juga tengah dalam tahapan menabung kas untuk melakukan investasi di masa mendatang. 

"Manajemen memiliki rencana untuk membagikan dividen dalam waktu dekat saat arus kas dan prospek bisnis telah menunjukkan perubahan positif dari posisi saat ini," tulis manajemen dalam keterangan resmi di laman Bursa Efek Indonesia, Jumat (17/7/2020)

Untuk diketahui, tahun lalu, LPKR melaporkan rugi bersih tahun 2019 sebesar Rp1,98 triliun, dibandingkan dengan laba bersih sebesar Rp720 miliar setahun lalu. Adapun pendapatan tumbuh 7,6 persen menjadi Rp12,25 triliun, ditopang kinerja lini usaha kesehatan yang dimotori oleh PT Siloam Hospitals Tbk. (SILO).

Laporan keuangan tahunan 2019 LPKR menunjukkan, kebijakan dividen setiap tahun akan dibayarkan 10 persen dari laba jika laba bersih di bawah atau sampai dengan Rp1 triliun. Jika laba bersih mencapai lebih dari Rp1 triliun, rasio dividen dipertimbangkan di kisaran 10 persen sampai dengan 30 persen.

Untuk tahun buku 2014-2017, LPKR membagikan dividen dengan rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio (DPR) berkisar 5 persen hingga 14,9 persen. Dalam lima tahun terakhir, jumlah dividen paling besar dibagikan untuk tahun 2014 sebesar Rp380 miliar.

Di sisi lain,  pemegang saham juga menyetujui dan meratifikasi rencana Perusahaan untuk mentransfer sebanyak banyaknya 306.104.500 lembar saham treasury untuk implementasi Program Kepemilikan Saham Manajemen (MSOP) dalam 3 tahun ke depan. 

Saham akan dialokasikan untuk manajemen dan karyawan berdasarkan indikator kinerja utama dan indikator profitabilitas lainnya guna menyelaraskan kepentingan manajemen dengan kepentingan pemegang saham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lippo karawaci
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top