Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Naik 1 Persen Lebih, Saham BUMN Tersulut Kerja Sama dengan Bank Dunia?

Kerja sama tersebut ditandai dengan prosesi penandatanganan nota kesepahaman bersama oleh Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto dan Regional Director IFC East Asia & Pacific Vivek Pathak pada Senin, 13 Juli 2020 yang dilakukan melalui konferensi digital.
M. Nurhadi Pratomo & Dhiany Nadya Utami
M. Nurhadi Pratomo & Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 13 Juli 2020  |  13:35 WIB
Logo Kementerian BUMN yang baru. - Istimewa
Logo Kementerian BUMN yang baru. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjalin kerja sama dengan International Finance Corporation (IFC) dalam rangka meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG).

Kerja sama tersebut ditandai dengan prosesi penandatanganan nota kesepahaman bersama oleh Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto dan Regional Director IFC East Asia & Pacific Vivek Pathak pada Senin, 13 Juli 2020 yang dilakukan melalui konferensi digital.

Sementara itu, di pasar saham, pada perdagangan Senin (13/7/2020) sesi I, IDX BUMN 20 mengalami penguatan 1,05 persen atau 3,01 poin menjadi 289,571 dari sebelumnya 286,566.

Hingga akhir sesi I, IHSG menguat 0,25 persen atau 12,49 poin menjadi 5.043,64, setelah bergerak di rentang 5.024,93 - 5.075,09.

Terpantau 224 saham menguat, 163 saham koreksi, dan 162 saham stagnan.

Investor asing mencatatkan net sell Rp66,94 miliar. Total transaksi secara keseluruhan hingga siang mencapai Rp3,31 triliun.

Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin mengharapkan kerja sama ini mampu memperbaiki kualitas penerapan GCG pada BUMN, terutama dengan hal-hal yang terkait peningkatan peran dan profesionalitas Direksi dan Dewan Komisaris BUMN.

Menurut Budi, perbaikan GCG akan berpengaruh positif bagi BUMN yang ada, seperti mendorong efisiensi dan efektifitas operasional serta transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BUMN.

“Yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja dan daya saing BUMN itu sendiri,” tutur Budi pada sambutannya, Senin (13/7/2020)

Dia menjelaskan nota kesepahaman bersama ini ditujukan agar kedua pihak dapat saling mendukung penguatan tata kelola perusahaan yang baik dan benar dengan mewujudkan keunggulan kompetitif di BUMN.

Adapun kerja sama yang dilakukan berupa pelatihan tata kelola perusahaan, penilaian tata kelola perusahaan dan pemberian masukan serta rencana perbaikan untuk memperkuat tata kelola perusahaan pada BUMN sesuai dengan standar internasional yang berlaku.

Dalam kesempatan yang sama, Country Manager IFC untuk Indonesia, Malaysia dan Timor Leste Azam Khan menilai perbaikan tata kelola adalah kunci untuk mendukung operasional BUMN dan memenuhi kebutuhan investor akan efisiensi, akuntabilitas, dan berperan penting dalam memperoleh persetujuan atas arah kebijakan perusahaan.

“Kami menghargai komitmen Kementerian BUMN untuk meningkatkan standar tata kelola perusahaan di Indonesia dan bangga dapat bermitra dengan Kementerian BUMN dalam misi penting ini. Apalagi nilai aset BUMN di Indonesia melebihi setengah PDB negara ini,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam pelaksanaannya IFC diperkenankan menggunakan sumber daya World Bank Group.

Sepanjang pekan lalu (6-10 Juli), IHSG bergerak di kisaran 4.987 s.d 5.076. Secara kumulatif IHSG ditutup menguat 1,16 persen. Sebanyak 20 saham yang tergabung di dalam indeks IDXBUMN20 tercatat naik 1,34 persen ke posisi 286,566.

Berikut kinerja saham BUMN dalam sepekan terakhir, 6-10 Juli 2020

Kinerja Indeks IDXBUMN20 6-10 Juli 2020
Kode SahamHarga 10 Juli Perubahan Sepekan (%)
ELSA2420,83
TLKM3110-0,32
WSBP2021,51
JSMR4410-1,78
WTON2985,67
ANTM6457,5
ADHI6350,78
SMGR9,425-3,58
TINS6252,46
BBRI31101,97
WEGE2001,97
PTPP9853,14
BJBR8804,14
BBNI46702,41
BMRI51753,5
PTBA20700,98
PGAS11352,25
WIKA12402,90
BBTN1295-1,52
WSKT715-1,38

Sumber : Bursa Efek Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham BUMN
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top