Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gencar Ekspansi, Kalbe Farma (KLBF) Gelontorkan Belanja Modal Rp600 Miliar

Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) Vidjongtius mengatakan perseroan telah menghabiskan belanja modal sampai dengan Rp600 miliar.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 05 Juli 2020  |  17:30 WIB
Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk. Vidjongtius dalam rapat umum pemegang saham 2019 di Jakarta, Senin (18/5/2020) - Kalbe Farma.
Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk. Vidjongtius dalam rapat umum pemegang saham 2019 di Jakarta, Senin (18/5/2020) - Kalbe Farma.

Bisnis.com, JAKARTA - Ketika sektor lain menahan alokasi belanja modal untuk menjaga neraca keuangan, emiten sektor kesehatan justru gencar memakai anggaran untuk ekspansi.

Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) Vidjongtius mengatakan perseroan telah menghabiskan belanja modal sampai dengan Rp600 miliar. Adapun, Kalbe Farma tahun ini menganggarkan belanja modal sebesar Rp1 triliun.

Kalbe Farma telah menghabiskan 50 persen sampai dengan 60 persen belanja modal pada semester I/2020,” katanya kepada Bisnis, pada Minggu (5/7/2020).

Belanja modal tahun ini diperuntukkan bagi penyelesaian relokasi pabrik baru yakni Bintang Toedjoe dan Saka Farma ke Cikarang, serta pembangunan gudang Enseval Putera Mega Trading dan Global Chemindo Megatrading.

Selain itu Kalbe Farma juga mengorek anggaran untuk memproduksi 2 suplemen pada semester II/2020.

“Kami merencanakan peluncuran 1 sampai 2 produk baru pada paruh kedua ini,” katanya.

Vidjongtius mengatakan roda ekonomi mulai dibuka secara bertahap sehingga aktivitas konsumen mulai muncul kembali. Oleh sebab itu perseroan meluncurkan produk anyar. Hal ini, katanya, memberikan harapan penjualan semester II/2020 bisa lebih baik dari semester I/2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja modal farmasi kalbe farma
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top