Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terkerek Tren Positif Ekomoni, IHSG Menghijau Hari Ini

IHSG melaju dengan tenang di zona hijau dalam rentang 4.914,39—4.966,78 dan mengakhiri lajunya di level 4.966,78 setelah menguat 1,07 persen.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  15:58 WIB
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melenggang di zona hijau sepanjang perdagangan hari ini, ditopang oleh positifnya sejumlah data ekonomi dunia dan kenaikan harga komoditas.

Berbeda dengan pergerakan hari sebelumnya yang penuh tekanan di sepanjang perdagangan, hari ini IHSG melaju dengan tenang di zona hijau dalam rentang 4.914,39—4.966,78 dan mengakhiri lajunya di level 4.966,78 setelah menguat 1,07 persen.

Seluruh sektor juga terpantau menghijau dengan dipimpin oleh sektor properti yang menguat 2,33 persen. Di belakang sektor properti, sektor infrastuktur dan sektor industri dasar mengekor dengan penguatan masing-masing 1,98 persen dan 1,77 persen.

Adapun dari seluruh emiten yang diperdagangkan, sebanyak 218 emiten menguat, 193 melemah, dan 150 lainnya tak beranjak dari posisinya semula.

Sejumlah saham besar juga terpantau menguat pada perdagangan hari ini seperti PT PP (Persero) Tbk. (PTPP), PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI), dan PT Pbarik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM).

Ketiganya masing-masing menorehkan penguatan 11,36 persen, 9,92 persen, dan 9,70 persen.

Sementara itu, kendati pasar mengalami penguatan, perdagangan hari ini tak terlepas dari aksi jual bersih investor asing yang tercatat senilai Rp210,17 miliar di seluruh pasar.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. alias BBRI menjadi yang paling banyak dilego asing dengan net foreign sell mencapai Rp260,7 miliar di pasar reguler.

Analis Indopremier Sekuritas Mino mengatakan penguatan pasar pada hari ini lebih ditopang oleh sentimen eksternal, salah satunya hasil positif uji coba calon vaksin Covid-19 yang diproduksi Pfizer.

Selain itu, tambah Mino, solidnya data tenaga kerja dan data manufaktur Amerika Serikat serta menguatnya harga beberapa komoditas juga turut menopang pergerakan IHSG di perdagangan kali ini.

Senada, analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji menyebut data purchasing managers’ index (indeks PMI) dari negara-negara maju yang menunjukkan tren positif memberikan sentimen baik bagi IHSG.

“Kenaikan harga komoditas dunia, terutama minyak, juga mendukung tren kenaikan demand,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top