Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Timah (TINS) Jual Cucu Usaha di Singapura ke MIND ID

Perseroan menjual 100 persen saham kepemilikan cucu usaha Indometal Corporation (Asia Pasicif) Pte Ltd. kepada PT Inalum.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  15:20 WIB
Jajaran Komisaris dan Direksi baru PT Timah Tbk. setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (10/2/2020) di Jakarta. - Bisnis / Finna U. Ulfah
Jajaran Komisaris dan Direksi baru PT Timah Tbk. setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (10/2/2020) di Jakarta. - Bisnis / Finna U. Ulfah

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan logam, PT Timah Tbk., menjual entitas cucu usahanya di Singapura ke PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) atau MIND ID.

Dalam keterbukaan informasi perseroan di laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis pada Rabu (1/7/2020), perseroan menjual 100 persen saham kepemilikan cucu usaha Indometal Corporation (Asia Pasicif) Pte Ltd. kepada PT Inalum.

Untuk diketahui, Indometal Corporation merupakan badan usaha yang didirikan dan diatur berdasarkan undang-undang negara Republik Singapura pada 29 November 2019. Perusahaan itu merupakan cucu usaha perseroan melalui Indometal London (Limited).

Adapun, Indometal London adalah perusahaan yang didirikan khusus oleh perseroan untuk menjadi agen penjualan timah Indonesia untuk kawasan Eropa dan Amerika Serikat.

Indometal London bertujuan untuk menunjang strategi perseroan lebih mendekati pasar bursa logam yaitu London Metal Exchange (LME).

Emiten berkode saham TINS itu menjual 50.000 saham atau seluruh porsi kepemilikan Indometal London untuk Indometal Corporation dengan nilai US$398.500 atau setara Rp5,69 miliar dengan asumsi kurs Rp14.300 per dolar AS.

Transaksi itu termasuk ke dalam jenis transaksi afiliasi seiring dengan PT Inalum mengendalikan secara tidak langsung Indometal London. Hal itu mengingat Inalum memiliki 65 persen porsi saham seri B terhadap TINS.

Sekretaris Perusahan Timah Abdullah Umar mengatakan bahwa transaksi dilakukan guna mewujudkan inisiatif strategis untuk memusatkan fungsi komersial dalam rangka meningkatkan skala bisnis BUMN Pertambangan menjadi pemimpin pasar tingkat global.

“Oleh karena itu, untuk kepentingan ini maka transaksi tidak dapat dilakukan oleh pihak yang tidak terafiliasi,” tulis dikutip dari keterangan resminya, Rabu (1/7/2020).

Di sisi lain, pada perdagangan Rabu (1/7/2020) hingga pukul 14.37 WIB, saham TINS terkoreksi 1,68 persen ke level Rp585 per saham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN inalum timah
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top