Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tak Henti Ekspansi, Emiten Sawit Ini Alokasikan Rp300 Miliar

Perseroan belum berencana mengubah anggaran belanja modal sekalipun pandemi Covid-19 masih meradang.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  14:09 WIB
Petani membawa kelapa sawit hasil panen harian di kawasan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (11/5). Bisnis - Nurul Hidayat
Petani membawa kelapa sawit hasil panen harian di kawasan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (11/5). Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten perkebunan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) menghabiskan Rp100 miliar sampai dengan Juni 2020, dari total alokasi setahun penuh hingga Rp300 miliar.

Direktur Utama Sawit Sumbermas Sarana Vallauthan Subraminam mengatakan perseroan mengalokasikan belanja modal tahun ini sebesar Rp100 miliar sampai dengan Rp300 miliar.

“Selama tahun berjalan kami telah menghabiskan Rp100 miliar,” katanya pada Senin (29/6/2020).

Vallauthan menambahkan perseroan belum berencana mengubah anggaran belanja modal sekalipun pandemi Covid-19 masih meradang. Menurutnya, pengeluaran perseroan masih dalam jalur yang tepat.

“Semua berjalan normal karena kebun kami di Kalimantan Tengah tidak jauh dari kantor pusat. Jadi tidak ada banyak perubahan besar, selain itu penambahan 2 pabrik kami juga sudah selesai tahun lalu,” katanya.

Bila dibandingkan dengan tahun lalu, terjadi penurunan anggaran belanja modal dari posisi Rp410,55 miliar. Vallauthan mengatakan belum memiliki rencana penambahan pabrik atau ekspansi lainnya. Oleh sebab itu, belanja modal yang dianggarkan maksimal Rp300 miliar kemungkinan bakal cukup hingga akhir tahun.

Selain itu, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan SSMS yang dilaksanakan hari ini juga mengesahkan pengunduran diri Direktur Keuangan Nicholas J. Whittle. Vallauthan mengatakan perseroan telah melakukan proses rekrutmen.

“Kami sudah melaksanakan rekrutmen dengan Direktur Keuangan yang baru hanya saja saat ini dia memang belum masuk jajaran direksi,” katanya.

Pada perdagangan sesi II pukul 13.45, harga saham SSMS turun 1,90 persen atau terkoreksi 15 poin ke level Rp775 per saham. Adapun dalam satu bulan belakangan, investor kerap melepas saham SSMS sehingga terkoreksi 9,19 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja modal Kinerja Emiten sawit sumbermas sarana
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top