Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Global Mediacom (BMTR) Jadi Emiten Grup MNC Keempat yang Bakal Private Placement

PMTHMETD atau private placement dilakukan sebagai salah satu cara memperkuat struktur permodalan perseroan.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  13:05 WIB
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (tengah) berbincang dengan Direktur PT Global Mediacom Tbk Syafril Nasution (dari kiri), Direktur PT MNC Land Tbk Erwin Richard Andersen, Direktur Utama PT MNC Investama Tbk Darma Putra, dan Direktur PT MNC Investama Tbk Tien, sebelum paparan publik MNC Group, di Jakarta, Selasa (25/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (tengah) berbincang dengan Direktur PT Global Mediacom Tbk Syafril Nasution (dari kiri), Direktur PT MNC Land Tbk Erwin Richard Andersen, Direktur Utama PT MNC Investama Tbk Darma Putra, dan Direktur PT MNC Investama Tbk Tien, sebelum paparan publik MNC Group, di Jakarta, Selasa (25/6/2019). - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA — Induk perusahaan Media Citra Nusantara Group, PT Global Mediacom Tbk. (BMTR) mengumumkan rencana penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD).

Berdasarkan Keterbukaan Informasi di laman Bursa Efek Indonesia, perseroan bakal menerbitkan sebanyak-banyaknya 1.533.451.128 saham dengan nilai Rp100 per saham atau 10 persen dari seluruh saham yang telah disetor penuh.

Manajemen BMTR mengatakan keputusan tersebut sejalan dengan fokus perseroan dalam meningkatkan pertumbuhan dan mempertahankan posisi perseroan sebagai perusahaan media nomor satu di Indonesia.

Seiring dengan masih adanya potensi pasar yang sangat besar dan strategi perseroan untuk perluasan pangsa pasar maka dilakukan PMTHMETD atau private placement sebagai salah satu cara memperkuat struktur permodalan perseroan.

“PMTHMETD juga akan memberikan manfaat meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan karena bertambahnya jumlah saham beredar serta membuka kesempatan bagi investor-investor strategis yang berminat menginvestasikan modalnya dalam perseroan,” demikian tulis manajemen perseroan, seperti dikutip Bisnis, Rabu (24/6/2020).

Adapun perseroan akan terlebih dahulu meminta persetujuan dari pemegang saham lewat rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2020 mendatang.

Perseroan juga menyebut dilusi yang akan dialami pemegang saham perseroan saat ini relatif kecil dan harga pelaksanaan ditentukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal, sehingga tidak merugikan pemegang saham saat ini.

“Walaupun masih terdapat tantangan kondisi perekonomian, perseroan tetap yakin untuk dapat meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham melalui strategi perseroan yang baik, aksi korporasi yang solid, disiplin dalam mengelola struktur keuangan dan kondisi kinerja yang sangat baik dari masing-masing entitas usaha anak perseroan,” tutup perseroan.

Sebelumnya, tiga entitas anak usaha BMTR yakni PT MNC Studios International Tbk. (MSIN), PT MNC Vision Networks Tbk. (IPTV) dan PT MNC Sky Vision Tbk. (MSKY) juga telah mengumumkan rencana private placement.

Seperti BMTR, ketiganya berencana melepas sebanyak-banyaknya 10 persen dari saham yang telah disetor penuh dengan nilai nomimal Rp100 per saham untuk memperkuat struktur permodalan mereka.

Adapun rinciannya adalah MSIN menerbitkan sebanyak-banyaknya 520.200.000 saham, IPTV melepas sebanyak-banyaknya 3.522.484.818 saham, MSKY bakal melepas sebanyak-banyaknya 997.185.240 saham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

global mediacom mnc private placement
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top