Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ditutup Menguat, IHSG Jadi Indeks Paling Moncer Se-Asia Pasifik

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir dikategorikan berada dalam zona positif meskipun mengalami variasi data.
Pegawai melintas di depan layar monitor perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (3/6/2020). Bisnis/Abdurachman
Pegawai melintas di depan layar monitor perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (3/6/2020). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir dikategorikan berada dalam zona positif meskipun mengalami variasi data.

Berdasarkan data statistik BEI, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,527 persen atau 25,605 poin ke level 4.880.359 pada akhir perdagangan Jumat (12/6/2020).

Kendati sempat mengalami koreksi pada perdagangan sebelumnya, indeks akhirnya mampu ditutup pada zona hijau dan menjadi satu-satunya indeks yang berada pada posisi menguat dari beberapa indeks Asia Pasifik terpilih yang mayoritas ditutup pada zona merah.

Tepat di bawah IHSG, indeks China yakni Shanghai Composite Indeks berada pada posisi kedua dengan penurunan tipis 0,04 persen.

Sebagai catatan, indeks Korea Selatan, KOSPI, menjadi indeks yang mengalami penurunan terdalam pada akhir pekan ini dengan koreksi sebesar 2,04 persen diikuti dengan indeks Australia yang tekontraksi 1,97 persen.

Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian IHSG sebesar 3,39 persen atau sebesar 11,487 miliar unit saham dibandingkan dengan pekan lalu sebesar 11,110 miliar unit saham.

Selanjutnya, kenaikan sebesar 1,2 persen terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi harian menjadi 812.250 ribu kali transaksi dibandingkan pekan lalu sebesar 802.603 ribu kali transaksi.

Melalui siaran persnya yang diterima Bisnis, Jumat (12/6/2020), Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono menggarisbawahi bahwa pada pekan ini frekuensi transaksi harian tertinggi adalah sebesar 928.565 ribu kali transaksi dalam satu hari, pada Selasa (9/6/2020).

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan mengalami perubahan sebesar 4,77 persen menjadi Rp11,170 triliun dari Rp11,730 trilun pada penutupan pekan sebelumnya.

IHSG dan kapitalisasi pasar bursa mengalami perubahan masing-masing sebesar 1,36 persen. IHSG berada pada level 4.880,359 dibandingkan pada pekan lalu yang ditutup pada level 4.947,782.

Meski mengalami perubahan, kapitalisasi pasar bursa pada pekan ini masih tercatat sebesar Rp5.644,056 triliun dari 5.721,944 triliun pada pekan sebelumnya. Investor asing pada akhir pekan mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,207 triliun, sedangkan sepanjang tahun 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp9,531 triliun.

Untuk diketahui, saham perbankan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang ditutup menguat 4,26 persen memimpin pergerakan indeks ke zona hijau pada penutupan akhir pekan lalu.

Selain BMRI, emiten pelat merah lainnya yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. juga berhasil mengerek indeks dengan kenaikan sebesar 2,02 persen.

Adapun, saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang terkoreksi 1,62 persen menjadi pemberat indeks pada penutupan pasar akhir pekan lalu.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper