Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Menguat Usai Libur Lebaran, Investor Asing Catat Net Sell

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp220,43 triliun.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 Mei 2020  |  16:38 WIB
Pengunjung menggunakan smarphone didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Rabu (22/4/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung menggunakan smarphone didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Rabu (22/4/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi jual bersih oleh investor asing berlanjut pada perdagangan hari pertama setelah libur Lebaran, Selasa (26/5/2020).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp220,43 triliun.

Aksi beli oleh investor asing pada hari ini tercatat 1,18 miliar lembar saham senilai Rp4,04 triliun. Adapun, aksi jual oleh investor asing tercatat 1,89 miliar lembar saham senilai Rp4,27 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp8,65 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 7,57 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,78 persen atau 80,84 poin pada penutupan perdagangan hari ini. Sepanjang sesi perdananya usai libur Lebaran 2020, 246 saham menguat, 152 terkoreksi, dan 153 stagnan.

Sebanyak 8 dari 10 indeks sektoral mendorong penguatan IHSG hari ini. Sektor saham aneka industri menjadi penopang penguatan IHSG dengan 6,54 persen. Di posisi kedua, sektor saham industri dasar menempel dengan 3,02 persen.

Di sisi lain, sektor pertanian dan properti melemah masing-masing 0,56 persen dan 0,1 persen.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) menjadi incaran utama investor asing dengan net buy Rp107,3 miliar. PT Bank Permata Tbk. (BNLI) mengekor dengan Rp45,3 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Rp37,6 miliar.

Sebaliknya, investor asing terpantau melepas kepemilikannya di dua emiten perbankan badan usaha milik negara (BUMN). Tercatat, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) membukukan net sell atau jual bersih masing-masing Rp41,4 miliar dan Rp34,9 miliar.

 

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
26 MeiRp220,43 miliarNet sell
20 MeiRp16,53 triliunNet buy
19 MeiRp2,08 triliunNet sell
18 MeiRp669,2 miliarNet sell
15 MeiRp1,09 triliunNet sell
14 MeiRp955,57 miliarNet sell
13 MeiRp774,12 miliarNet sell
12 MeiRp1,04 triliunNet sell
11 MeiRp268,91 miliarNet sell
8 MeiRp812,71 miliarNet sell

Sumber: BEI

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Indeks BEI transaksi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top