Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gubernur The Fed Bilang Prospek Ekonomi Tak Pasti, Indeks S&P 500 Terkulai

Bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah pada awal perdagangan hari ini, Rabu (13/5/2020), menyusul pernyataan yang disampaikan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 13 Mei 2020  |  22:20 WIB
Gubernur The Fed Bilang Prospek Ekonomi Tak Pasti, Indeks S&P 500 Terkulai
Pedagang bekerja di lantai bursa New York Stock Exchange. - Michael Nagle / Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat (AS) melemah pada awal perdagangan hari ini, Rabu (13/5/2020), menyusul pernyataan yang disampaikan Gubernur Federal Reserve Jerome Powell tentang ketidakpastian prospek ekonomi.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks S&P 500 melemah 0,70 persen atau 19,97 poin ke level 2.850,15 pada pukul 9.54 pagi waktu New York. Indeks Dow Jones Industrial Average pun melemah 0,68 persen atau 160,91 poin ke posisi 23.603,87.

Meski demikian, indeks Nasdaq Composite mampu bergerak di zona hijau dan menguat 0,37 persen atau 33,42 poin ke level 9.035,97.

Indeks S&P 500 memperpanjang koreksinya untuk hari kedua setelah Powell mengatakan bahwa “pemulihan mungkin membutuhkan waktu untuk mengumpulkan momentum dan berlalunya waktu dapat mengubah masalah likuiditas menjadi masalah solvabilitas".

Melalui pidatonya dalam acara virtual yang diselenggarakan oleh Peterson Institute for International Economics di Washington pada Rabu (13/5) waktu setempat), Powell juga mengisyaratkan perlunya dukungan fiskal tambahan.

"Dukungan fiskal tambahan bisa mahal, tetapi layak jika membantu menghindari kerusakan ekonomi jangka panjang dan membawa kita ke pemulihan yang lebih kuat,” tutur Powell, dikutip dari Bloomberg.

Sementara itu, dolar AS melemah dan obligasi bergerak fluktuatif setelah pemimpin bank sentral AS tersebut mengatakan The Fed tidak mempertimbangkan suku bunga negatif saat ini.

Dengan resesi tajam yang kini tengah terjadi di AS dan banyak pekerjaan menghilang, futures suku bunga pada pekan lalu mencerminkan kemungkinan suku bunga negatif. Powell sendiri telah berulang kali menegaskan menjauhi opsi itu.

Meski para pelaku pasar telah mengurangi pertaruhan tersebut pekan ini, mereka sedang mempertimbangkan prospek dimana The Fed terpaksa mengambil langkah-langkah yang lebih dramatis untuk mendukung perekonomian.

Seiring dengan pergerakan bursa AS, indeks Stoxx Europe 600 merosot 1,3 persen dan indeks MSCI Asia Pacific naik 0,3 persen. Adapun, Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,2 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as Kebijakan The Fed
Editor : Yustinus Andri DP
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top