Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa Eropa Menguat Jelang Rilis Data Payroll AS

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Stoxx Europe 600 naik 0,7 persen pukul 8.16 pagi waktu London. Sektor otomotif memimpin penguatannya dengan naik 1,6 persen.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 08 Mei 2020  |  15:12 WIB
Stoxx. -  Alex Kraus / Bloomberg
Stoxx. - Alex Kraus / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Eropa menguat pada awal perdagangan hari ini, Jumat (8/5/2020), menjelang rilis laporan pekerjaan di Amerika Serikat.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Stoxx Europe 600 naik 0,7 persen pukul 8.16 pagi waktu London. Sektor otomotif memimpin penguatannya dengan naik 1,6 persen.

Sementara itu, saham Siemens AG menanjak 4,9 persen dan saham perusahaan perbankan yang bermarkas di Amsterdam ING Groep NV menguat 7,3 persen saat investor mencermati loan loss provision (cadangan kerugian penurunan nilai) yang lebih rendah daripada ekspektasi.

“Kombinasi data yang lemah dan meningkatnya pasar adalah nama permainan ini,” ujar Lippo Suominen, kepala strategi di perusahaan manajemen aset FIM.

“Banyak uang hanya mencari tempat untuk berinvestasi, dan karena jelas bahwa suku bunga nol tetap bertahan, uang mengalir ke dalam ekuitas, yang merupakan aset berisiko paling likuid,” terangnya.

Pasar kini tengah menantikan rilis laporan pekerjaan di AS untuk bulan April, yang diperkirakan akan menunjukkan dampak buruk dari pandemi virus corona (Covid-19).

Estimasi median dalam survei Bloomberg terhadap sejumlah ekonom memperkirakan penurunan sebesar 21 juta dalam payroll.

“Laporan pasar kerja AS yang dirilis hari ini bisa menjadi penghenti [penguatan saham],” tutur Andreas Lipkow, ahli strategi di Comdirect Bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa indeks stoxx 600
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top