Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Melorot, Investor Asing Net Sell Rp1,09 Triliun

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai sekitar Rp1,09 triliun, net sell hari ke-9 berturut-turut (lihat tabel).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 April 2020  |  17:09 WIB
Pengunjung menggunakan smarphone didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Rabu (22/4/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Pengunjung menggunakan smarphone didekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Rabu (22/4/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi jual bersih oleh investor asing melampaui Rp 1 triliun pada perdagangan hari ini, Jumat (24/4/2020), setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 2 persen lebih.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai sekitar Rp1,09 triliun, net sell hari ke-9 berturut-turut (lihat tabel).

Aksi beli oleh investor asing tercatat mencapai 706,03 juta lembar saham senilai Rp1,98 triliun. Adapun, aksi jual oleh investor asing tercatat 1,16 miliar lembar saham senilai Rp3,072 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp6233 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 6,11 miliar lembar saham.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,12 persen atau 97,49 poin ke level 4.496,06 pada akhir perdagangan hari ini. Dengan pelemahan hari ini, IHSG tercatat turun 2,99 persen sepanjang pekan ini.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam kisaran 4.496,06-4.593,83.

Pada perdagangan Kamis (23/4/2020), IHSG mampu ditutup di level 4.593,55 dengan kenaikan 0,57 persen atau 25,99 poin.

Indeks mulai tergelincir dari penguatannya dengan dibuka turun 0,17 persen atau 7,85 poin ke level 4.585,71 pada Jumat (24/4).

Sebanyak 9 dari 10 sektor pada IHSG berakhir di wilayah negatif, didorong oleh sektor finansial yang melemah 3,61 persen dan sektor properti yang turun 3,46 persen. Di sisi lain, sektor infrastruktur menguat 0,28 persen.

Sementara itu, sebanyak 111 saham menguat, 276 saham melemah, dan 134 saham stagnan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing merosot 3,9 persen dan 6,1 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG.

 

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing
TanggalTotalKeterangan
24 AprilRp1,09 triliunNet sell
23 AprilRp243,79 miliarNet sell
22 AprilRp334,99 miliarNet sell
21 AprilRp427,3 miliarNet sell
20 AprilRp572,95 miliarNet sell
17 AprilRp552,31 miliarNet sell
16 AprilRp1,19 triliunNet sell
15 AprilRp373,23 miliarNet sell
14 AprilRp427,21 miliarNet sell
13 AprilRp322,85 miliarNet buy

Sumber: BEI


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG transaksi saham
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top