Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gara-Gara Corona, Ini Daftar Emiten yang Tunda RUPS

Sejumlah emiten menunda penyelenggaraan RUPS seiring dengan imbauan untuk tidak berkumpul dalam upaya mencegah penyebaran corona.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 29 Maret 2020  |  12:49 WIB
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (24/3/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (24/3/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah emiten harus menunda rencana rapat umum pemegang saham tahunan yang telah disampaikan sebelumnya untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran COVID-19.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip, Minggu (29/3/2020), PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) menunda rencana rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang semula akan diadakan pada 22 April 2020.

Produsen energi terintegrasi itu menyatakan tengah berkoordinasi dengan otoritas jasa keuangan (OJK) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk penyelenggaraan melalui mekanisme pemberian kuasa secara elektronik menggunakan sistem e-RUPS.

PT Satria Mega Kencana Tbk. (SOTS) juga menunda rencana RUPST yang semula akan dilakukan pada 31 Maret 2020. Kegiatan itu ditunda hingga jangka waktu yang akan ditentukan kemudian.

Selanjutnya, PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) juga menunda hingga waktu yang akan ditentukan kemudian rencana RUPST dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang semula akan berlangsung pada 30 Maret 2020.

PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) juga menunda rencana RUPST yang semula akan dilakukan pada 22 April 2020. Produsen nikel itu akan melakukan panggilan rapat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku apabila tanggal yang baru telah ditentukan.

Seperti diketahui, OJK memberikan relaksasi terkait penyampaian laporan keuangan dan penyelenggaraan rapat umum pemegang saham (RUPS) sejalan dengan status keadaan tertentu darurat COVID-19 yang ditetapkan pemerintah sampai dengan 29 Mei 2019.

Untuk relaksasi aturan RUPS, batas waktu penyelenggaraan RUPS oleh perusahaan terbuka diperpanjang selama dua bulan.

Selanjutnya, penyelenggaraan RUPS oleh perusahaan terbuka dapat dilakukan dengan mekanisme pemberian kuasa secra elektronik dengan menggunakan sistem e-RUPS yang disediakan oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian.

RUPS dilaksanakan seefisien mungkin tanpa mengurangi keabsahan pelaksanaan sesuai POJK Nomor 32 Tahun 2014 dan Undang Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Adapun, penyelenggaraan RUPS dengan menggunakan sistem e-RUPS dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang akan segera ditetapkan oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian.

Berikut daftar emiten yang telah menyampaikan penundanaan rencana RUPST melalui laman resmi BEI per 29 Maret 2020:

 

 

Emiten (Kode Saham)

Jadwal RUPST Semula

Status 

PT Adaro Energy Tbk. (ADRO)

22 April 2020

Ditunda

PT Lippo Cikaran Tbk. (LPCK)

24 April 2020

Ditunda

PT Satria Mega Kencana Tb. (SOTS)

31 Maret 2020

Ditunda

PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. (SDRA)

27 Maret 2020

Ditunda

PT Bukaka Teknik Utama Tbk. (BUKK) 

21 April 2020

Ditunda

PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG)

30 Maret 2020

Ditunda

PT Vale Indonesia (INCO)

22 April 2020

Ditunda

PT Kedawung Setia Industrial Tbk. (KDSI) 

15 April 2020

Ditunda

PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST)

14 April 2020

Ditunda

PT Surya Esa Perkasa Tbk. (ESSA)

24 Maret 2020

Ditunda

PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. (LIFE)

24 Maret 2020

Ditunda

PT Mulia Industrindo Tbk.(MLIA)

24 April 2020

Ditunda

PT Multi Bintang Indonesia Tbk. (MLBI)

14 April 2020

Ditunda

PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk. (AMAG)

24 Maret 2020

Ditunda

Sumber: PT Bursa Efek Indonesia, diolah

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia rups
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top