Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berita Terpopuler Jumat (27/3/2020), Harga Emas hingga Kisah Jamu Indonesia Sembuhkan Pasien Covid-19 di Swedia

Dari lima berita terpopuler, tiga teratas merupakan berita mengenai harga emas pada Jumat (27/3/2020).
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 28 Maret 2020  |  05:56 WIB
Emas lantakan. -  Stefan Wermuth / Bloomberg
Emas lantakan. - Stefan Wermuth / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Pada Jumat (27/3/2020) harga emas menjadi topik yang paling dicari oleh pembaca Bisnis.com.

Dari lima berita terpopuler, tiga teratas merupakan berita mengenai harga emas. Pembaca juga banyak mencari tahu mengenai nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kemarin.

Kisah jamu Indonesia yang menyembuhkan pasien virus corona atau covid-19 di Swedia juga banyak dibaca.

Berikut lima artikel terpopuler Bisnis.com yang menarik untuk disimak:

1. Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 27 Maret 2020

Harga emas 24 karat PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada Jumat (27/3/2020) tidak bergerak dari harga pada perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam untuk cetakan 1 gram dibanderol harga Rp924.000 per gram, stagnan dari posisi pada perdagangan kemarin, Kamis (27/3/2020).

2.  Harga Emas Batangan di Pegadaian Hari Ini, 27 Maret 2020

Harga emas batangan di Pegadaian hari ini, Jumat (27/3/2020) mengalami peningkatan dibandingkan perdagangan Kamis (26/3/2020). Harga emas cetakan Antam dan UBS mengalami kenaikan bervariasi.

Dilansir dari laman resmi Pegadaian, harga emas cetakan Antam untuk ukuran terkecil 0,5 gram dibanderol Rp500.000, naik Rp3.000 dibandingkan dengan posisi kemarin.

3.  Harga Emas Hari Ini, 27 Maret 2020

Awal pekan ini, harga emas berhasil kembali ke level US$1.600 per troy ounce setelah The Fed secara mendadak mengumumkan stimulus untuk melindungi ekonomi AS dari paparan penyebaran virus corona atau COVID-19 sehingga mendorong dolar AS melemah.

Kemarin, Kamis (26/3/2020), harga emas Comex untuk kontrak Juni 2020 terpantau melemah 14,3 poin atau 0,87 persen ke level US$1.620 per troy ounce.

4.  Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, 27 Maret 2020

Nilai tukar rupiah masih bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan Kamis (26/3/2020). Rupiah menguat seiring dengan koreksi dolar AS yang dipicu keputusan Negeri Paman Sam untuk menggelontorkan stimulus jumbo.

Kemarin, Kamis (26/3/2020), nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 195 poin atau 1,18 persen ke level Rp16.305 per dolar AS. Penguatan ini merupakan yang tertinggi di antara mata uang Asia lainnya.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (27/3/2020), rupiah melanjutkan penguatannya selama tiga hari berturut-turut dengan penguatan 1,23 persen.

5.  Kisah Jamu Indonesia Sembuhkan Pasien Covid-19 di Swedia

Wabah covid-19 yang muncul menggegerkan berbagai belahan dunia sejak awal tahun hingga kini masih mengundang sejumlah pertanyaan, khususnya dari sisi pegobatan yang tepat. Beragam kisah penyembuhan pasien Covid-19 pun masih menjadi perbincangan yang menarik hari ini.

Salah satunya kisah warga negara Indonesia (WNI) yang kini tengah menetap di Swedia. Namanya, Nathania Setiawan (26 tahun) atau yang kerap disapa Thania. Awalnya, dia menggunakan akun instagram pribadinya untuk berbagi cerita.

Dia dinyatakan sebagai pasien Covid-19 di Swedia usai menjalani perjalanan panjang dari Indonesia. Kegigihannya untuk sembuh dari Covid-19 pun berbuah nyata. Uniknya, Thania mengaku obat paling ampuh yang dikonsumsi yakni produk obat jenis jamu dari Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini kurs dolar Virus Corona Berita Terpopuler
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top