Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WIKA Beton (WTON) Bidik Kontrak Baru RP11,47 Triliun

Sebagian besar kontrak yang dikerjakan WIKA Beton masih berasal dari sektor infrastruktur
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 27 Maret 2020  |  06:31 WIB
Aktivitas pembuatan beton di pabrik milik PT Wijaya Karya Beton. - JIBI/Nurul Hidayat
Aktivitas pembuatan beton di pabrik milik PT Wijaya Karya Beton. - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - PT Wijaya Karya Beton Tbk. atau WIKA Beton menargetkan perolehan kontrak baru sebanyak Rp11,47 triliun sepanjang 2020. Perolehan kontrak baru diharapkan bisa menopang target penjualan sebanyak Rp9,49 triliun.

Berdasarkan keterangan resmi WIKA Beton yang diperoleh Bisnis, Jumat (27/3/2020), hingga tahun lalu kontrak baru perseroan hingga Desember 2019 didominasi bidang infrastruktur (72,8 persen), disusul sektor energi (12,06 persen), dan sisanya berasal dari sektor properti, industri, dan pertambangan.

Proyek-proyek yang digarap WIKA Beton antara lain Jalan Tol Pekanbaru – Padang Seksi Bangkinang – Pangkalan, Tol Semarang – Demak, Tol Balikpapan – Samarinda Paket 2, 3 & 4, dan Jakarta International Stadium.

Selanjutnya proyek Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi 3A, High Speed Railway Jakarta-Bandung, Dermaga Patimban, Tol Serpong – Balaraja, Tol Serang – Panimbang, dan Pembangunan Infrastruktur Bandara Kulon Progo.

Target perolehan kontrak baru yang diusung WIKA Beton di tahun tikus logam tak lepas dari pencapaian positif sepanjang 2019. Tahun lalu, WIKA Beton emraup penjualan Rp7,08 triliun atau tumbuh 2,16 persen dibandingakn dengan posisi 2018.

Sementara itu, perolehan laba bersih juga mengalami peningkatan 4,9 persen menjadi Rp510,71 miliar. Tahun ini, emiten bersandi saham WTON itu membidik raihan laba bersih sebanyak Rp561,1 miliar atau tumbuh 9,8 persen.

Untuk mendukung kegiatan usaha tahun ini, WTON punya bekal arus kas yang positif. kas bersih awal Perseroan tahun 2019 sebesar Rp865,02 miliar, naik menjadi Rp1,60 triliun di akhir tahun 2019.

Dari sisi operasional, ekspansi WIKA Beton didukung 14 pabrik dan satu mobile plant yang tersebar di seluruh Indonesia. WIKA Beton juga memiliki tiga Crushing Plant di Cigudeg, Lampung Selatan, dan Donggala. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur jalan tol Kinerja Emiten wika beton
Editor : Rivki Maulana
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top