Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Susul Bursa AS, Bursa Jepang Ikut Menguat

Indeks Topix menguat 2,5 persen sedangkan indeks Nikkei 225 juga naik 1,7 persen.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 18 Maret 2020  |  08:29 WIB
Susul Bursa AS, Bursa Jepang Ikut Menguat
Bursa Tocom - Akio/Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Jepang mengalami penguatan pada Rabu pagi menyusul tren yang sama pada bursa Amerika Serikat menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump terkait paket stimulus US$1,2 triliun untuk mendukung perekonomian AS ditengah wabah virus corona.

Dikutip dari Bloomberg, sektor elektronik dan kimia berkontribusi paling signifikan dalam kenaikan indeks bursa Topix. Bursa Topix mengalami kenaikan 2.5 persen pada level 1,300.56 hingga pukul 9:18 pagi waktu Tokyo, Jepang. Sementara itu, indeks Nikkei 225 juga mengalami penguatan 1,7 persen ke 17.308,35 dan nilai nilai mata uang Yen menguat 0.2 persen ke 107.49 per dollar AS.

Sementara itu, indeks S&P 500 naik 6 persen setelah adanya pengumuman stimulus ekonomi oleh Presiden Trump. Paket kebijakan tersebut juga termasuk pembayaran langsung sebesar US$1.000 atau lebih kepada masyarakat dalam waktu 2 minggu.

Sementara itu, Bank Sentral AS juga melancarkan dua program pinjaman darurat untuk menjaga aliran kredit masuk ke perekonomian AS.

Executive Officer di Ichiyoshi Asset Management Co Mitsushige Akino mengatakan, kebijakan moneter yang dilakukan AS akan menghasilkan likuiditas yang cukup dan memunculkan kemungkinan tambahan paket stimulus dalam beberapa waktu ke depan.

“Bila penyebaran virus ini mencapai puncaknya pada bulan April, kita dapat mengharapkan pemulihan tajam dalam perekonomian,” kata Akino, Rabu (18/3/2020).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia wall street Virus Corona
Editor : Rivki Maulana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top