Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penawaran Lelang SUN Diramal Tembus Rp50 Triliun

Investor dinilai punya kesempatan bagus untuk masuk ke pasar obligasi di tengah kondisi pasar saham yang bergejolak
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 16 Maret 2020  |  18:31 WIB
Ilustrasi OBLIGASI. Bisnis - Abdullah Azzam
Ilustrasi OBLIGASI. Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Lelang Surat Utang Negara (SUN) yang akan digelar Selasa (17/3/2020)menjadi peluang emas bagi para investor untuk kembali masuk ke pasar obligasi Indonesia.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, jumlah penawaran yang masuk pada lelang SUN besok kemungkinan tidak akan setinggi lelang sebelumnya. Namun, minat investor pada pasar obligasi Indonesia masih cukup tinggi. Berkaca pada kondisi saat ini, Nico memperkirakan jumlah penawaran pada lelang SUN besok akan mencapai Rp50 triliun hingga Rp60 triliun.

Dia mengatakan, lelang SUN besok akan menjadi kesempatan bagus bagi para investor untuk masuk ke pasar obligasi. Hal ini didukung oleh kebijakan penurunan suku bunga yang dilakukan oleh Bank Sentral AS.

Kebijakan pemotongan suku bunga diprediksi bakal diikuti oleh  Bank Indonesia sehingga berdampak pada penurunan tingkat imbal hasil (yield) serta kenaikan harga obligasi Indonesia. Kenaikan harga ini terutama akan terjadi pada seri benchmark dengan tenor 10 tahun.

“Naiknya harga ini menandakan akan ada capital gain yang didapat oleh investor. Yield yang turun akan membuat surat utang Indonesia menjadi menarik meskipun sentimen domestik kita belum terlalu baik,” katanya saat dihubungi Bisnis, Senin, (16/3/2020).

Peluang tersebut juga didorong oleh penurunan minat pemegang dana terhadap aset-aset safe haven seperti emas. Kondisi Indonesia yang saat ini tengah tertekan oleh penyebaran wabah virus corona membuat investor lebih memilih untuk memegang aset berupa uang tunai.

“Ini memunculkan peluang bagus tersendiri untuk masuk ke pasar obligasi Indonesia ditengah kondisi yang masih tertekan. Kesempatan ini utamanya patut dimanfaatkan investor yang masih takut untuk masuk (ke pasar obligasi Indonesia) melalui pasar sekunder,”ujar Nico.

Berdasarkan data dari laman Asian Bonds Online, pada Senin (16/3/2020) imbal hasil obligasi Indonesia dengan tenor 10 tahun berada di angka 7,34 persen, atau naik 6,8 basis poin bila dibandingkan dengan hari sebelumnya.  

Pemerintah akan kembali membuka lelang SUN pada Selasa (17/3/2020) besok dengan target penyerapan dana sebanyak Rp22,5 triliun. Pemerintah akan melelang tujuh varian SUN yang terdiri dari dua dua surat perbendaharaan negara dan lima obligasi negara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Kebijakan The Fed Virus Corona
Editor : Rivki Maulana
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top