Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Indeks Sektor Konsumer Sentuh Level Terendah Sejak 2013

Meski indeks saham consumer terkoreksi, sejumlah saham tetap diunggulkan.
 Pengunjung beraktivitas di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta. Bisnis/Arief Hermawan P
Pengunjung beraktivitas di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta. Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks saham consumer atau JAKCONS menyentuh level terendah sejak 2013 dengan penurunan sebesar 120,807 poin atau 6,67 persen ke level 1690,348 pada penutupan perdagangan Senin (9/3/2020).

Terakhir kali indeks menyentuh level tersebut adalah sekitar bulan Maret tahun 2013. Sementara itu, indeks konsumer pernah menyentuh level tertinggi yakni 3.029,913 pada bulan Januari 2018 lalu. Adapun secara year to date, indeks konsumer sudah terkoreksi 17,65 persen atau turun 362,31 poin.

Dari 53 emiten yang terdaftar dalam sektor indeks tersebut, hanya 3 di antaranya yang berada pada zona hijau yakni PT Prima Cakrawala Abadi Tbk. (PCAR), PT Indonesian Tobacco Tbk. (ITIC) dan PT Langgeng Makmur Plastic Industri Tbk. (LMPI).

Harga saham PCAR menanjak 6,45 persen ke level Rp264, diikuti dengan ITIC dan LMPI yang naik masing-masing 2,29 persen dan 1,12 persen.

Penekan indeks ini adalah emiten rokok PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang terkoreksi 160 poin atau 9,33 persen ke level Rp1.555 pada penutupan perdagangan Senin (9/3/2020).

Selain HMSP, emiten konsumer PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) juga mengikuti masing-masing dengan penurunan sebesar 5,70 persen dan 10,76 persen.

Meski sudah terkoreksi cukup dalam, analis Hariyanto Wijaya dari Mirae Asset Sekuritas masih merekomendasikan saham konsumer untuk dikoleksi pada bulan ini.

Beberapa saham konsumer pilihannya di antaranya adalah KINO, UNVR, INDF dan ICBP. Hal ini ditengarai oleh potensi kenaikan daya beli masyarakat seiring dengan harga CPO yang cenderung stabil dibanding tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper