Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sektor Teknologi Dongkrak S&P 500 ke Zona Hijau

Saham teknologi berhasil mendorong indeks S&P 500 di bursa Wall Street Amerika Serikat ke zona hijau pada akhir perdagangan Rabu (22/1/2020).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 23 Januari 2020  |  06:54 WIB
Marka jalan di dekat New York Stock Exchange (NYSE) di Manhattan, New York City/REUTERS - Andrew Kelly
Marka jalan di dekat New York Stock Exchange (NYSE) di Manhattan, New York City/REUTERS - Andrew Kelly

Bisnis.com, JAKARTA – Saham teknologi berhasil mendorong indeks S&P 500 di bursa Wall Street Amerika Serikat ke zona hijau pada akhir perdagangan Rabu (22/1/2020).

Sementara itu, proyeksi positif dari IBM membantu mengurangi kekhawatiran pasar mengenai wabah virus corona (coronavirus) baru yang sedang berkembang.

Berdasarkan data Reuters, indeks S&P 500 berakhir naik tipis 0,03 persen di level 3.321,77, indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi hanya 0,03 persen ke posisi 29.186,41, dan indeks Nasdaq Composite ditutup naik 0,14 persen di level 9.383,77.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq bahkan sempat menyentuh level tertinggi barunya, sehari setelah kekhawatiran mengenai virus corona asal China memicu aksi jual. Meski demikian, Dow Jones ditutup di posisi sedikit lebih rendah.

“Pasar mengalami kemajuan besar, yang membuat sebagian investor sedikit gelisah dan berhati-hati,” ujar Tim Ghriskey, kepala strategi investasi di Inverness Counsel. “Jadi kita tidak melihat hari yang benar-benar kuat.”

Optimisme pasar didorong oleh International Business Machines (IBM), yang membukukan pertumbuhan pendapatan kuartalan mengejutkan serta memproyeksikan laba full year yang lebih tinggi dari perkiraan. Saham IBM pun naik 3,4 persen.

Adapun indeks Philadelphia SE Semiconductor menguat 0,8 persen.

“Musim laporan kinerja korporasi selalu berubah-ubah dan tidak dapat diprediksi. Setiap laporan pendapatan baru yang dirilis adalah bagian lain dari teka-teki,” tambah Ghriskey.

Dari 11 sektor utama dalam S&P 500, enam di antaranya mengakhiri sesi di wilayah positif. Sektor teknologi naik, sedangkan energi menjadi penghambat terbesar.

Musim laporan laba kuartal keempat berjalan dengan baik. Sebanyak 58 perusahaan dalam S&P 500 telah merilis laporannya dan 67,2 persen di antaranya mengalahkan ekspektasi analis, menurut data Refinitiv.

Pergerakan Bursa Wall Street 22 Januari

Indeks

Level

Perubahan (persen)

Dow Jones

29.186,41

-0,03

S&P 500

3.321,77

+0,03

Nasdaq

9.383,77

+0,14

Sumber: Reuters


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wall street virus corona
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top