BMRI dan BBCA Kompak Dorong Indeks Bisnis-27 dan IHSG Menguat

Indeks Bisnis-27 berhasil rebound dan berakhir naik lebih dari 1 persen pada perdagangan hari ini, Kamis (9/1/2020), dengan saham BMRI dan BBCA sebagai pendorong utamanya.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 09 Januari 2020  |  17:23 WIB
BMRI dan BBCA Kompak Dorong Indeks Bisnis-27 dan IHSG Menguat
Pengunjung mengambil foto monitor perdagangan harga saham di Jakarta, Jumat (1/2/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 berhasil rebound dan berakhir naik lebih dari 1 persen pada perdagangan hari ini, Kamis (9/1/2020), dengan saham BMRI dan BBCA sebagai pendorong utamanya.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan indeks Bisnis-27 ditutup di level 559,19 dengan penguatan 1,07 persen atau 5,93 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (8/1/2020), indeks Bisnis-27 berakhir di zona merah yakni level 553,25 dengan pelemahan 0,83 persen atau 4,64 poin.

Indeks mulai rebound ke zona hijau dengan dibuka naik 0,58 persen atau 3,24 poin di posisi 556,49 pada Kamis (9/1) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, indeks Bisnis-27 bergerak di level 555,25-559,19.

Sebanyak 18 saham menguat, 7 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 27 saham anggota indeks Bisnis-27 yang diperdagangkan pada akhir perdagangan hari ini.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing naik 2,67 persen dan 0,90 persen menjadi pendorong utama penguatan indeks Bisnis-27.

Sejalan dengan indeks Bisnis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses mencetak rebound dan berakhir menguat pada perdagangan hari ini, di tengah penguatan pasar saham global.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup di level 6.274,49 dengan penguatan 0,78 persen atau 48,81 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (8/1/2020), IHSG menutup pergerakannya di zona merah yakni level 6.225,69 dengan pelemahan 0,85 persen atau 53,66 poin.

Indeks mulai rebound ke zona hijau dengan dibuka naik 0,37 persen atau 22,97 poin di posisi 6.248,66 pada Kamis (9/1) pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.238,98 – 6.274,49.

Delapan dari sembilan sektor berakhir di wilayah positif, dipimpin pertanian (+3,77 persen) dan aneka industri (+1,46 persen). Satu-satunya sektor yang berakhir di wilayah negatif adalah tambang (-0,87 persen).

Adapun dari 671 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 200 saham menguat, 191 saham melemah, dan 280 saham stagnan.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing naik 2,67 persen dan 0,90 persen turut menjadi pendorong utama penguatan IHSG.

Berikut adalah harga saham Bisnis-27:

Kode

Nama Perusahaan

Harga (Rp)

ACES

PT Ace Hardware Indonesia Tbk.

1460

ADRO

PT Adaro Energy Tbk

1495

ASII

PT Astra International Tbk

6875

BBCA

PT Bank Central Asia Tbk

33700

BBNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

7700

BBRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

4400

BMRI

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

7700

CPIN

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk

7350

EXCL

PT XL Axiata Tbk.

3290

GGRM

PT Gudang Garam Tbk

57200

ICBP

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

11525

INDF

PT Indofood Sukses Makmur Tbk

8250

INKP

PT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk

8075

INTP

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

18500

JSMR

PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

5100

KLBF

PT Kalbe Farma Tbk

1600

MIKA

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk.

2610

MYOR

PT Mayora Indah Tbk

2080

PGAS

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.

2100

PTBA

PT Bukit Asam (Persero) Tbk

2670

PWON

PT Pakuwon Jati Tbk

570

SMGR

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

12200

TKIM

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.

11175

TLKM

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk

3960

TOWR

PT Sarana Menara Nusantara Tbk

795

UNTR

PT United Tractors Tbk

21325

UNVR

PT Unilever Indonesia Tbk

8350

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, indeks bisnis27

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top