Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bidik Pertumbuhan 10 Persen, Ini Strategi Mayora (MYOR) pada 2020

Dengan estimasi penjualan hingga akhir tahun ini sebesar Rp25 triliun, maka penjualan Mayora Indah pada 2020 ditargetkan mencapai Rp27,5 triliun.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 19 Desember 2019  |  11:21 WIB
PT Mayora Indah Tbk - Mayora.com
PT Mayora Indah Tbk - Mayora.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Mayora Indah Tbk. bakal merilis beberapa produk baru guna mendorong penjualan bertumbuh dua digit pada 2020.

Direktur Keuangan Mayora Indah Hendrik Polisar menyampaikan perseroan memasang target penjualan bertumbuh 10% pada tahun depan. Sementara itu, laba bersih ditargetkan dapat bertumbuh 7,3%-7,5% secara tahunan.

Dengan estimasi penjualan hingga akhir tahun ini sebesar Rp25 triliun, maka penjualan pada 2020 ditargetkan mencapai Rp27,5 triliun.

"Target sales tahun depan estimasi naik 10%. Net profit 7,3%-7,5%," katanya pada Rabu (18/12/2019).

Jika melihat target pertumbuhan penjualan sebesar 11% pada tahun ini, maka target pertumbuhan yang dipasang pada 2020 lebih rendah. Target pertumbuhan tersebut telah memperhitungkan konsumsi yang diperkirakan melambat pada tahun depan.

Guna mendorong pertumbuhan, produsen permen Kopiko itu akan meluncurkan beberapa produk baru yang dapat memberikan hasil cukup baik. Sedangkan, belanja iklan dan promosi dipertahankan sesuai dengan kebutuhan.

Per kuartal III/2019, belanja iklan dan promosi perseroan naik 19,23% secara tahunan menjadi Rp2,48 triliun. Emiten bersandi saham MYOR ini menyiapkan belanja modal sekitar Rp700 miliar-Rp1,2 triliun pada 2020.

"Ada beberapa produk baru yang bisa memberikan hasil cukup baik, diharapkan tahun depan tetap dapat tumbuh," imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mayora indah kinerja emiten
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top