Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indeks Bisnis-27 Ditutup Melemah 0,21 Persen, 13 Saham Turun

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan indeks Bisnis-27 ditutup melemah 0,21 persen atau 1,12 poin di level 540,25 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 03 Desember 2019  |  18:36 WIB
Pekerja melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Pekerja melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 berakhir di zona merah pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (3/12/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan indeks Bisnis-27 ditutup melemah 0,21 persen atau 1,12 poin di level 540,25 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (2/12), indeks Bisnis-27 berakhir di level 541,37 dengan penguatan 2,23 persen atau 11,82 poin.

Indeks Bisnis-27 sebelumnya dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,22 persen atau 1,16 poin di posisi 540,20 pada Selasa pagi. Sepanjang perdagangan hari ini, indeks Bisnis-27 bergerak di level 537,88-541,90.

Sebanyak 11 saham menguat, 13 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 27 saham anggota indeks Bisnis-27 yang diperdagangkan pada akhir perdagangan hari ini.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Astra International Tbk. (ASII) yang masing-masing melemah 0,78 persen dan 1,88 persen menjadi penekan utama pelemahan indeks Bisnis-27.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ) ditutup berbalik menguat pada akhir perdagangan hari ini, meskipun tertekan sepanjang perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG ditutup berbalik menguat 0,06 persen atau 3,84 poin ke level 6.133,90 pada akhir perdagangan hari ini.

Pada perdagangan Senin (2/12), indeks mengakhiri pergerakannya di level 6.130,05 dengan kenaikan tajam 1,97 persen atau 118,22 poin.

Pergerakan indeks mulai tergelincir ke zona merah dengan dibuka turun 0,17 persen atau 10,15 poin di posisi 6.119,9 pagi ini. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.107,64-6.148,37.

Hanya tiga dari sembilan sektor IHSG yang berada di zona hijau pada pada akhir perdagangan, dipimpin sektor industri dasar yang menguat 1,36 persen. Adapun enam sektor lainnya melemah, dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik 1,61 persen.

Sebanyak 180 saham menguat, 220 saham melemah, dan 265 saham stagnan dari 665 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

 

Berikut adalah harga saham Bisnis-27:
KodeNama PerusahaanHarga (Rp)
ACESPT Ace Hardware Indonesia Tbk.1.525
ADROPT Adaro Energy Tbk1.315
ASIIPT Astra International Tbk6.525
BBCAPT Bank Central Asia Tbk31.875
BBNIPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk7.550
BBRIPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk4.170
BMRIPT Bank Mandiri (Persero) Tbk7.175
CPINPT Charoen Pokphand Indonesia Tbk7.000
EXCLPT XL Axiata Tbk.3.420
GGRMPT Gudang Garam Tbk53.375
ICBPPT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk11.400
INDFPT Indofood Sukses Makmur Tbk7.950
INKPPT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk7.525
INTPPT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk20.500
JSMRPT Jasa Marga (Persero) Tbk.5.100
KLBFPT Kalbe Farma Tbk1.600
MIKAPT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk.2.590
MYORPT Mayora Indah Tbk2.090
PGASPT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.2.060
PTBAPT Bukit Asam (Persero) Tbk2.500
PWONPT Pakuwon Jati Tbk585
SMGRPT Semen Indonesia (Persero) Tbk11.725
TKIMPT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk.10.650
TLKMPT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk3.920
TOWRPT Sarana Menara Nusantara Tbk745
UNTRPT United Tractors Tbk21.150
UNVRPT Unilever Indonesia Tbk42.675

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indeks bisnis27 IHSG
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top