Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terregra Asia Energy Bantah Benny Tjokro Miliki Saham TGRA

Hingga akhir perdagangan 20 November 2019, TGRA ditutup di level Rp158 per saham. Dengan demikian dalam kurun waktu 11-20 November, TGRA telah anjlok 78,06%.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 22 November 2019  |  17:16 WIB
Manajemen PT Terregra Asia Energy Tbk. saat menggelar paparan publik insidentil di Jakarta, Jumat (22/11/2019). - Bisnis/Muhammad Ridwan).
Manajemen PT Terregra Asia Energy Tbk. saat menggelar paparan publik insidentil di Jakarta, Jumat (22/11/2019). - Bisnis/Muhammad Ridwan).

Bisnis.com, JAKARTA — PT Terregra Asia Energy Tbk. memberikan klarifikasi atas penurunan sahamnya dalam beberapa waktu terakhir. Manajemen menyebut anjloknya saham perseroan disebabkan rumor pasar.

Sekretaris Perusahaan Terregra Asia Energy Christin Suwito mengatakan bahwa saham perseroan terimbas rumor pasar yang menyebutkan bahwa sebagian saham emiten berkode TGRA itu dimiliki oleh Bos PT Hanson International Tbk. Benny Tjokrosaputro.

“Sampai hari ini semua data tidak ada satu lembar pun milik Benny Tjokro,” ujarnya saat menggelar paparan publik insidenti di Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Dia menambahkan bahwa, secara fundamental perseroan kinerja masih berjalan dengan baik, hal tersebut merujuk dengan realisasi kinerja per September 2019.

Emiten berkode saham TGRA itu mencatatkan pertumbuhan laba usaha Rp1,08 miliar, meningkat 154,05% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai Rp428,66 juta.

“Kami tetap lakukan apa yang sudah kami rencanakan ke depannya,” ungkapnya.

Sekadar informasi, Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan TGRA pada perdagangan Kamis (21/11/2019). Adapun penghentian sementara itu ditujukan untuk memberikan cooling down terhadap saham TGRA yang anjlok dalam beberapa hari terakhir.

Saham TGRA mulai anjlok sejak perdagangan 11 November 2019. Saat itu, TGRA melorot 22,92% dari Rp720 ke level Rp555. 

Koreksi saham TGRA berlanjut hingga akhir perdagangan 20 November 2019 dan ditutup di level Rp158 per saham. Dengan demikian dalam kurun waktu 11-20 November, TGRA telah anjlok 78,06%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham PT Terregra Asia Energy Tbk.
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top