Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Diaspora Bond Direncanakan Rilis pada 2020

Obligasi ini bisa menarik kontribusi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri dalam pembangunan.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 16 November 2019  |  16:08 WIB
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Instrumen surat utang pemerintah khusus diaspora direncanakan dirilis pada medio 2020. 
 
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan penerbitan obligasi diaspora masih dalam tahap kajian. 
 
"Obligasi diaspora masih kami kaji. Rencananya [dirilis] tahun depan, semester pertama," ujarnya di acara Green Sukuk Investor Day di Mal Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (16/11/2019).
 
Sebelumnya, Associate Director Fixed Income PT Anugrah Sekuritas Indonesia Ramdhan Ario Maruto menilai rencana penerbitan tersebut cukup positif karena bisa menarik kontribusi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri dalam pembangunan. Selain itu, instrumen tersebut dipandang cukup potensial karena menjadi sarana memupuk kecintaan kepada negara. 
 
"Pasarnya cukup potensial,” ujarnya.
 
Menurut Ramdhan, aspek yang perlu diperhatikan yakni tingkat kupon yang ditawarkan setara dengan tingkat kupon pada instrumen lain bermata uang rupiah. Pasalnya, tujuan penerbitan surat utang ini untuk memperluas pasar sehingga diperlukan pemanis agar investor tertarik.
 
Selain itu, premi yang ditawarkan setidaknya 1-1,5 persen lebih tinggi dari global bond. Hal itu dilakukan agar investor terangsang untuk berinvestasi pada instrumen tersebut.
 
“Ada premi global bond 1-1,5 persen di atas global bond yang biasa. Untuk menarik [investor di masa] awal ya,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi diaspora indonesia
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top