Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ahok Ditarik ke BUMN, Kementerian Sudah Koordinasi dengan Jokowi

Setiap posisi yang vital untuk BUMN dikoordinasikan Kementerian BUMN dengan Presiden Joko Widodo.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 13 November 2019  |  19:42 WIB
Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). - Instagram @basukibtp
Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). - Instagram @basukibtp

Bisnis.com, JAKARTA — Masuknya nama Basuki Tjahaja Purnama dalam bursa calon pimpinan korporasi pelat merah disebut tidak terlepas dari campur tangan Presiden Joko Widodo.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir telah bertemu dengan pria yang akrab disapa Ahok itu.

Menurutnya, Menteri BUMN mendapat rekomendasi dan masukan dari banyak pihak sebelum menentukan sosok-sosok yang akan dicalonkan mengisi posisi strategis di BUMN.

"Yang pasti setiap posisi yang vital untuk BUMN kami koordinasikan dengan Pak Jokowi, enggak mungkin enggak. Karena BUMN yang banyak menyangkut kehidupan kami konsultasi ke Pak Jokowi," tutur Arya, Rabu (13/11/2019).

Kendati sudah dikonsultasikan dengan Presiden Jokowi, lanjutnya, Ahok masih harus melalui uji kelayakan dan kepatutan yang digelar oleh Tim Penilai Akhir (TPA).

"Tetap lewat TPA, semua proses yang ada di BUMN pasti dilalui," ucapnya.

Sebelumnya, Ahok terlihat datang ke Kementerian BUMN pada sekitar pukul 09.30 WIB dan keluar sekitar pukul 10.30 WIB. Pria yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Belitung Timur ini mengaku diajak untuk masuk ke salah satu BUMN.

Ahok memastikan dia bersedia untuk membantu, apalagi dalam rangka membantu negara dan bangsa. “Saya kalau buat negara, untuk bangsa, ya saya mesti bersedia,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok bumn
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top