IPCM Raih Kontrak Pandu di Kalimantan Barat, Ini Potensi Pendapatannya

Kontrak itu diraih menyusul penandatanganan kerja sama pelayanan pemanduan dan penundaan antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II/IPC Cabang Pontianak dan Kepala Unit Pelayanan Pelabuhan (KUPP) Telok Melano dan KUPP Kendawangan.
Hendra Wibawa
Hendra Wibawa - Bisnis.com 23 Oktober 2019  |  06:49 WIB
IPCM Raih Kontrak Pandu di Kalimantan Barat, Ini Potensi Pendapatannya
Kapal pemandu milik PT Jasa Armada Indonesia menarik kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (11/10). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - PT Jasa Armada Indonesia Tbk., anak usaha PT Pelabuhan  Indonesia II, mendapatkan kontrak pelayanan pandu dan tunda kapal di Telok Melano dan Kendawang, Kalimantan Barat dengan proyeksi pendapatan hingga Rp25 miliar per tahun. 

Direktur Utama Jasa Armada Indonesia Chiefy Adi Kusmargono menyatakan kontrak itu diraih menyusul penandatanganan kerja sama pelayanan pemanduan dan penundaan antara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II/IPC Cabang Pontianak dan Kepala Unit Pelayanan Pelabuhan (KUPP) Telok Melano dan KUPP Kendawangan.

Menurutnya, kerja sama itu menetapkan pelayanan penundaan akan dilakukan oleh emiten dengan kode saham IPCM selaku anak perusahaan IPC.

Dia menambahkan tujuan dilakukan kerja sama ini juga untuk menjamin keselamatan pelayaran untuk kapal kapal yang melewati jembatan Sungai Matan di Telok Melano dan kegiatan kapal-kapal di terminal khusus WHW Kendawangan.

"[Selain itu], kerja sama itu juga memberikan kontribusi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) kepada negara sebesar 5 persen atas pelayanan pemanduan dan penundaan," katanya dalam siaran pers, Rabu (23/10/2019).

Dengan adanya pemanduan dan penundaan di Telok Melano dan Kendawangan, dia memperkirakan akan menambah pendapatan usaha IPCM sekitar Rp25 miliar per tahun.

Penambahan pangsa pasar baru ini juga merupakan keberhasilan perseroan dalam pengembangan pasar di luar pangsa pasar captive di Pelabuhan Umum PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) yang dalam pelaksanaannya bersinergi dengan IPC Cabang Pontianak.

PT Jasa Armada Indonesia, Tbk. merupakan satu satunya perusahaan dalam bidang jasa pemanduan dan penundaan yang mencatatkan sahamnya pada Bursa Efek Indonesia sejak 22 Desember 2017.

Emiten dengan kode IPCM itu merupakan anggota dari PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) dengan komposisi kepemilikan saham 76,89%, PT Multi Terminal Indonesia 0,11% dan publik 23%.

Bisnis utama Perseroan adalah bergerak dalam bidang pelayanan jasa pemanduan dan jasa penundaaan dengan pangsa pasar utama yaitu melayani kegiatan pelayanan kapal di seluruh wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) yang meliputi 11 pelabuhan dengan perluasan pasar di seluruh
wilayah Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kalimantan barat, pandu kapal, Jasa Armada Indonesia

Editor : Hendra Wibawa
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top