Sabun Rempah Bawa Siswi Halmahera Timur Tembus Fiksi 2019

Sabun rempah sosofi berhasil membawa Tazkira Turahman dan Wa Ode Mayuni menembus kompetisi wirausaha nasional dalam Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia atau FIKSI 2019 di Bandung, Jawa Barat.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 11 Oktober 2019  |  14:57 WIB
Sabun Rempah Bawa Siswi Halmahera Timur Tembus Fiksi 2019
Siswi SMAN 12 Halmahera Timur Menjadi Salah Satu Juara Kompetisi FIKSI 2019

Bisnis.com, Halmahera Timur - Sabun rempah sosofi berhasil membawa Tazkira Turahman dan Wa Ode Mayuni menembus kompetisi wirausaha nasional dalam Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia atau FIKSI 2019 di Bandung, Jawa Barat.

Tazkira Turahman, perintis sabun rempah sosofi, mengatakan bahwa produk yang digagasnya terbuat dari rempah-rempah dengan khasiat menyamarkan flek hitam, relaksasi, antioksidan, dan peremajaan kulit.

Beberapa bahan yang digunakan siswi SMA Negeri 12 Halmahera Timur itu adalah serai, sirih, jahe, daun jeruk, dan cengkeh yang diolah dengan cara dihaluskan, serta melalui ekstraksi.

Setelah itu, seluruh bahan tersebut dikombinasikan dengan sabun, sehingga menghasilkan produk yang membuat sehat dan aman untuk kulit.

Menurutnya, sabun rempah sosofi tercipta dari keinginan untuk membuat produk sabun yang sehat, dan agar mencegah berbagai penyakit kulit.

“Apabila sabun tersebut digunakan rutin setiap hari pada saat mandi, maka dapat membuat badan terasa lebih segar karena efek dari rempah-rempah,” katanya.

Tazkira dan Wa Ode sendiri mulai merintis usahanya itu sejak Agustus 2019 dengan bimbingan dari para guru di sekolahnya.

Adapun proses pembuatan sabun rempah sosofi memerlukan waktu setidaknya 3-7 hari.

Usaha putri daerah Maluku Utara tersebut pun akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Pada babak final kompetisi FIKSI 2019, kelompok kewirausahaan 'Sabun Rempah Sosofi' berhasil meraih posisi ke-4 atau Favorit Juri 1 di Bidang Budidaya dan Lintas Usaha.

“Kami bersyukur mendapat predikat Favorit Juri 1 pada FIKSI 2019 ini. Ini semua berkat dukungan penuh dari orang tua, pihak sekolah, PT Antam UBPN Maluku Utara, dan ProVisi Education,” ujarnya.

FIKSI 2019 merupakan ajang pameran dan presentasi inovasi kewirausahaan tingkat sekolah menengah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 1-6 Oktober 2019.

Setidaknya 1.444  rintisan usaha siswa-siswi SMA dari seluruh Indonesia saling beradu gagasan untuk dapat masuk babak final FIKSI 2019.

Dari 90 rintisan usaha yang diseleksi, terdapat 3 kelompok kewirausahaan siswa dari Maluku Utara yang lolos ke babak final, yaitu usaha rintisan kecap kelapa yang digawangi oleh Fadila Lamasrin dan Samina Salasa, sabun rempah oleh Tazkira Turahman dan Wa Ode Mayuni, serta lulur rumput laut oleh Ririn Sukardi dan Sifa Nurhidayanti Syamsi.

“Semua siswi-siswi dari SMAN 12 Halmahera Timur, kami berharap dapat terus mengembangkan usaha-usaha ini hingga dapat berdampak bagi masyarakat luas,” katanya.

Sekadar diketahui, SMA Negeri 12 Halmahera Timur merupakan salah satu sekolah yang mendapatkan pendampingan pada program School Development Program (SDP).

SDP merupakan program peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Halmahera Timur hasil kerjasama PT Antam UBPN Maluku Utara dan ProVisi Education.

General Manager PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel Maluku Utara Nilus Rahmat mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi prestasi yang di raih oleh para peserta.

“Kami turut berbangga putra-putri Halmahera Timur mendapatkan juara, semoga menstimulus peserta yang lain untuk menciptakan kreasi baru dalam wadah kewirausahaan,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
antam

Editor : Lili Sunardi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top