Unilever Jadi Penakan Utama, JII Berbalik Melemah Lebih dari 1 Persen

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup melemah 1,63 persen atau 11,06 poin ke level 665,49, setelah dibuka dengan kenaikan 2,03 poin atau 0,30 persen di level 678,67.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  17:31 WIB
Unilever Jadi Penakan Utama, JII Berbalik Melemah Lebih dari 1 Persen
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup berbalik melema pada akhir perdagangan hari ini, Senin (7/10/2019), meskipun sempat memperpanjang penguatannya.

Berdasarkan data Bloomberg, JII ditutup melemah 1,63 persen atau 11,06 poin ke level 665,49, setelah dibuka dengan kenaikan 2,03 poin atau 0,30 persen di level 678,67.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 664,65 – 679,05. Pada perdagangan Jumat (4/10), indeks syariah tersebut mampu menguat 0,72 persen atau 4,82 poin dan berakhir di level 676,64.

Sebanyak 7 saham menguat, 20 saham melemah, dan 3 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing melemah 3,14 persen dan 1,91 persen menjadi penekan utama atas perubahan negatif JII hari ini.

Di sisi lain, saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk. (BTPS) dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang masing-masing naik 4,93 persen dan 0,99 persen menjadi pendorong utama JII sekaligus membatasi besar penurunannya.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1 persen atau 60,67 poin ke level 6.000,58 pada akhir perdagangan hari ini dari penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Jumat (4/10), IHSG ditutup di level 6.061,25 dengan penguatan 0,38 persen atau 22,72 poin.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada kisaran 5.988,87-6.084,16. Sebelum berbalik melemah, indeks sempat melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 0,27 persen atau 16,49 poin di posisi 6.077,74 pada Senin pagi.

Seluruh sembilan sektor berakhir di zona merah, dipimpin oleh sektor industri dasar yang melemah 2,51 persen, disusul sektor barang konsumsi yang melemah 1,47 persen.

Dari 655 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 130 saham menguat, 272 saham melemah, dan 253 saham stagnan.

Saham-saham syariah yang melemah
KodePergerakan (persen)

UNVR

-3,14

TLKM

-1,91

ASII

-1,56

BRPT

-3,02

 

Saham-saham syariah yang menguat
KodePergerakan (persen)

BTPS

+4,93

UNTR

+0,99

ICBP

+0,41

JSMR

+0,90

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks Syariah

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top